Selasa, 23 Juni 2026, pukul : 13:40 WIB
Surabaya
--°C

Dari Rongsokan Menjadi Seni, Kisah Montir Sepeda Motor di Kamboja

PHNOM PENH-KEMPALAN: Di ibukota Kamboja, Phnom Penh, ada sebuah bengkel sepeda motor yang menawarkan lebih dari sekedar perbaikan dan servis motor pada umumnya. Banyak orang berkunjung ke sana, namun tidak berhubungan dengan sepeda motor mereka, melainkan benda-benda yang sedang dipajang di dinding. Manakah yang dijual…

Benda-benda itu adalah hiasan berbentuk hewan dari besi bekas rongsokan sepeda motor yang membuat orang datang terkadang hanya untuk swafoto, namun tidak jarang juga yang datang untuk berbincang dengan seniman di balik mahluk-mahluk itu, Kang Sothea, seorang montir berumur 36 tahun yang mendalami dunia seni dengan barang-barang yang tak lazim.

Ia menjadi seniman semenjak pandemi Covid-19 karena upahnya menurun, banyak orang-orang yang dipasok oli mesin olehnya kehilangan pemasukannya, karena semakin sedikit pelanggan yang ganti oli dan orang-orang tersebut tidak lagi mampu mempertahankan stok yang dipasok oleh Kang.

BACA JUGA  Machmud Ungkap Masalah SWK: Manajemen Lemah dan Kurang Inovasi

Karena semakin meningkatnya waktu luang akibat berkurangnya pekerjaan, banyak dari para montir ini sekedar berkumpul dan bergurau. Dari aktivitas inilah, Sothea mendapatkan ide untuk membuat karya seni dari rongsokan besi bekas kendaraan yang ia rencanakan untuk dijual kepada kolektor.

Ia menemukan setumpuk rongsokan sepeda motor dan hal itu memunculkan imajinasinya yang memperlihatkan bentuk hewan besi. Sothea bertemu dan berbincang dengan kawan-kawannya hingga pada Juni 2021 mereka membentuk “Silapak Daek OMA” yang kini sudah memiliki delapan personel dan tiga tempat. Sudah empat hasil karya kelompok itu dibeli dan dipajang di sejumlah tempat.

Melansir The Phnom Penh Post, para anggota Silapak Daek OMA tidak ada yang belajar seni di sekolah seni, semuanya otodidak dengan bantuan Google dan YouTube, sisanya adalah imajinasi dan kemampuan mereka sendiri.

BACA JUGA  Machmud Ungkap Masalah SWK: Manajemen Lemah dan Kurang Inovasi

Setelah membuat binatang dari rongsokan, sekarang Sothea bersama timnya sedang mempersiapkan karya seni berbentuk robot. Dalam perkara ini, mereka juga meminta saran dari seniman profesional, patung yang akan dibuat adalah patung Iron Man. Sothea sendiri sudah berkomunikasi dengan sejumlah tempat bisnis yang tertarik untuk memajang karya dari bengkelnya. (TPPP, reza hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.