KABUL-KEMPALAN: ISIS-K kembali memberikan klaimnya bahwa serangan roket yang dilakukan pada Minggu (29/8) dengan mengincar Bandara Kabul merupakan miliknya.
“Dengan berkat rahmat Tuhan yang maha kuasa, pasukan Khalifah (ISIS-K) menargetkan Bandara Internasional Kabul dengan enam buah roket Katyusha,” isi pesan yang diterima dari media grup militan yang tidak diberitahukan detail lebih lanjut.
ISIS-K bukan pertama kalinya melakukan tindakan teror yang dapat menimbulkan banyak kerusakan korban jiwa. Pada Kamis (26/8), ISIS-K juga menjadi dalang di balik teror sepasang bom bunuh diri yang menewaskan 13 pasukan militer AS dan sekitar 80 warga sipil Afghanistan yang ingin meninggalkan negaranya setelah diambil alih oleh Taliban.
Meskipun serangan tersebut sangat membahayakan dan dapat menimbulkan banyak kerusakan serta korban, semua serangan roket tersebut berhasil ditangkis oleh pertahanan keamanan AS yang menggunakan pertahanan anti-misil.
ISIS-K merupakan rival serta ancaman besar bagi Taliban. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak Taliban sendiri sudah menambahkan personel tambahannya untuk membantu memperketat pertahanan di Kabul dan sekitarnya. Meskipun Taliban dikatakan sudah menguasai sekitar 94% wilayah Kabul, bukan berarti bahwa ancaman tidak akan datang karena nyatanya pada saat ini Kabul dipenuhi dengan ketidakpastian.
Proses evakuasi masih berjalan sebagaimana mestinya mengingat tenggat waktu yang menyisakan satu hari lagi. Pihak AS dan mitranya telah berupaya sebaik mungkin untuk mengamankan jalur evakuasi sembari memberi kabar buruk bahwa terdapat kemungkinan bahwa ratusan atau ribuan warga Afghanistan tidak berhasil untuk dievakuasi. (TimesofIsrael, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi