MOSKOW-KEMPALAN: Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan pidatonya pada Eastern Economic Forum di Vladivostok pada Jumat (3/9) bahwa ia berharap sepenuhnya kepada Taliban untuk dapat bertindak dengan cara yang normal atau beradab dengan tujuan supaya komunitas global ingin dan mampu untuk menjalin relasi diplomatik dengan Afghanistan.
“Rusia tidak tertarik pada perpecahan di Afghanistan. Jika hal ini terjadi, maka tidak akan bisa untuk bergabung dengan dunia internasional,” ucapnya.
“Nanti, Taliban akan menjadi bagian dari manusia dan keluarga internasional yang tertib dan beradab. Untuk saat ini yang keadaannya masih kacau, diperlukan upaya penertiban sehingga dapat memudahkan proses berbicara, berkontak dan lainnya,” tambahnya.
Ia juga memberikan komentarnya terhadap tindakan AS dan sekutunya yang menarik semua pasukan militer dari Afghanistan. Ia berkata bahwa tindakan tersebut berakhir dengan “Bencana”.
“Warga AS yang sangat pragmatik telah mengeluarkan sekitar 1,5 triliun USD untuk bertindak di Afghanistan selama 20 tahun lamanya. Tapi apa hasilnya? Tidak ada. Jika anda melihat jumlah orang yang terlantar di Afghanistan, tindakan tersebut juga salah satu bencana.”
Ia juga memberitahukan kepada AS untuk segera me-reorientasikan dirinya setelah adanya permasalahan Afghanistan dan tidak semena-mena melawan Rusia dan Tiongkok.
“Sadari dan pikiri dulu apa yang terjadi kepada diri kalian yang telah lama berperang selama 2 dekade namun tidak ada hasil, baru memutuskan untuk berbicara mengenai cara konfrontasi Rusia dan Tiongkok,” ujar Putin. (Aljazeera, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi