KABUL-KEMPALAN: Hari kemerdekaan Afghanistan dirayakan oleh Taliban pada Kamis (19/8) dengan mengumumkan bahwa mereka telah mengalahkan Amerika Serikat. Akan tetapi tantangan akan pemerintahannya baru saja dimulai.
Taliban memang telah merebut pemerintahan sipil, namun mereka sekarang harus memikirkan bagaimana memberi makan negara dengan jumlah penduduk mencapai 38 juta jiwa. Adapun keuangan pemerintah Afghanistan juga menipis.
Bahkan uang Afghanistan sebesar $9 juta juga dibekukan oleh Amerika Serikat dengan kepala Bank Sentral negara tersebut memperingatkan bahwa pasokan fisik dari dolar di Afghansitan hampir tidak ada. Hal ini dapat menyebabkan inflasi.
Sementara mereka yang melawan kepemimpinan Taliban melarikan diri ke Panjshir dan bersiap-siap untuk melakukan perlawanan bersenjata terhadap kelompok militan tersebut dengan membentuk Aliansi Utara yang dahulu pernah bekerja sama dengan AS.
Sampai sekarang belum ada rencana yang ditawarkan Taliban berkenaan dengan bagaimana mereka akan mengelola pemerintahan Afghanistan, hanya mengatakan pemerintahannya akan berdasarkan hukum syariah.
Melansir Daily Sabah, pada saat yang sama, Afghanistan merayakan hari kemerdekaannya dari Inggris pada 1919 lalu yang mana Taliban sangat membanggakannya dan mengatakan perlawanan mereka juga membuat hengkang kekuatan lain di dunia, yakni Amerika Serikat. (DS, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi