DPC PKB Sidoarjo: Kader Perempuan Bangsa Tak Hanya Sekedar Pemanis, Tapi Harus Tampil Lebih Berani

waktu baca 2 menit
Ketua DPC PKB Sidoarjo H. Subandi paling kanan saat menghadiri Workshop yang mengambil tema "Peningkatan Partisipasi Politik Perempuan" yang di selenggarakan di PB DPC PKB Sidoarjo.

SIDOARJO-KEMPALAN: Dewan Pimpinan Cabang (DPC)PKB Sidoarjo mulai menyiapkan kader partainya untuk pemilu 2024. Tak tanggung-tanggung H. Subandi selaku Ketua DPC PKB mengerahkan kader Perempuan Bangsa (PB) untuk memenangi pesta Demokrasi pada Pemilu 2024. Subandi yang kini juga menjabat Wakil Bupati Sidoarjo menargetkan semakin banyak kader perempuan di pemerintahan. Baik itu legislatif, yudikatif maupun eksekutif.

“Kami memiliki target untuk semakin banyak menempatkan kader perempuan di pemerintahan. Bukan hanya untuk legislatif namun juga eksekutif,” katanya, kemarin saat menghadari workshop yang mengambil tema Peningkatan Partisipasi Politik Perempuan PB DPC PKB Sidoarjo.

Abah Bandi sapaan akrab H. Subandi, pemilihan legislatif tahun 2024 nanti harus diisi figur berkualitas termasuk dari kader Perempuan Bangsa.

“Ketika kami mengusung figur tertentu sebagai calon legislatif, bukan hanya untuk mengisi kuota, namun calon yang bersangkutan juga memiliki kapabilitas untuk dicalonkan,” katanya.

Dia menambahkan, Perempuan Bangsa memiliki segudang potensi untuk berkiprah di dua posisi, baik sebagai anggota dewan mapun duduk di pemerintahan.

“Ini bukan hanya untuk eksekutif, namun juga legislatif,” terangnya saat menghadiri acara Workshop Perempuan Bangsa (PB).

Peserta Workshop PB Perempuan Bangsa DPC PKB Sidoarjo.

Bukan sekadar mendorong pencalonan, H. Subandi juga siap untuk membantu langkah pemenangan. Di antaranya, dengan ikut berkampanye di sejumlah wilayah yang mengusung kader Perempuan Bangsa dari PKB.

Lebih lanjut Wakil Bupati Sidoarjo ini berkata, di Sidoarjo ia telah mendapat sejumlah bocoran nama yang akan maju di Pemilu 2024.

Tak sekadar menggunakan mesin pemenangan partai, para perempuan PKB juga dikenal dekat dengan sejumlah elemen organisasi massa.

Di antaranya dengan Nahdlatul Ulama (NU) melalui banom perempuannya, Fatayat NU , Muslimat NU, Ikatan pelajar Putri NU (IPPNU) dll.

“Selain dengan memaksimalkan peran partai, kami juga akan menguatkan jaringan organisasi yang selama ini terbangun. Misalnya, dengan membangun komunikasi bersama perempuan NU. Itu bisa menjadi modal pemenangan,” tandas Ketua DPC PKB Sidoarjo. Seperti diketahui di pemilu 2019 PKB berhasil menempatkan 16 Wakilnya di Kursi DPRD Sidoarjo termasuk dua di antaranya perempuan. (Ambari Taufiq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *