KABUL-KEMPALAN: Melansir dari wawancara ekslusif oleh media France24, juru bicara Taliban yaitu Zabihullah Mujahid mengatakan bahwa pihaknya pada saat ini memiliki prioritas untuk mengembalikan keamanan di Kabul pasca mengambil alih Afghanistan.
Taliban pada saat ini mengontrol sekitar 94% daerah Kabul dan terlebih lagi dengan minggatnya pasukan AS dari negaranya kemudian membuat prioritas baru yaitu menjaga keamanan di negaranya.
“Kami menunggu hingga tanggal 31 Agustus ketika semuanya (pasukan AS dan negara lainnya) pergi meninggalkan Afghanistan dan setelah itu, masih ada sekitar 2-3% anarki yang akan terjadi namun akan segera dibenahi secara cepat semenjak kita menguasai semua polisi dan pasukan militer. Setelah itu semua, prioritas kami adalah untuk mengembalikan keamanan di negara kami”.
Kemudian terkait dengan bom bunuh diri yang terjadi beberapa hari silam, juru bicara Taliban mengungkapkan dua alasannya yaitu kesalahan pasukan AS yang membawa ribuan orang ke bandara namun tidak memenuhi tanggung jawabnya untuk menjaga kerumunan tersebut.
Alasan kedua adalah karena tidak memungkinkan bagi Taliban untuk menyaring ribuan orang yang keluar-masuk bandara dan menjaga semua daerah di Kabul sehingga dari kelengahan itu, pelaku bom bunuh diri muncul.
Ia juga membicarakan mengenai kemungkinan rezimnya terhadap pemerintah Prancis.
“Masa depan yang kami harapkan adalah masa depan dimana Afghanistan dapat menjadi mitra bagi semua negara di dunia internasional. Kami ingin memiliki hubungan diplomatik dengan Prancis yang berdasar kepada hukum internasioal sebagaimana negara normal lainnya. Kami akan memastikan secara penuh warga negara Prancis dan menjalankan misi diplomatik,” ucap Zabihullah Mujahid. (France24, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi