KABUL-KEMPALAN: Pada Senin (30/8), sehari sebelum masa tenggat evakuasi internasional untuk membawa pulang warga asing dan warga Afghanistan, telah terjadi lagi sebuah serangan yang tidak diduga namun berhasil diatasi berkat keamanan yang canggih dari AS.
Sekiranya terdapat lima roket yang diluncurkan ke arah Bandara Kabul yang berisikan banyak pengungsi yang ingin segera meninggalkan Afghanistan, namun berita baiknya adalah bahwa tidak ada dari roket tersebut yang tembus untuk merusak atau melukai warga yang ada di Bandara Kabul. Sistem pertahanan C-RAM yang canggih milik AS didesain untuk melindungi pasukan dari serangan artileri serta roket, dan secara efektif telah berhasil menjadi penyelamat.
Hingga saat ini, tidak ada laporan korban terluka atau meninggal akibat serangan tersebut, namun Biden juga berkata bahwa dalam beberapa puluh jam kedepan akan ada banyak kemungkinan ancaman sehingga proses evakuasi pada saat ini berada di fase sangat rentan.
AS terus berupaya mengamankan jalur evakuasi terlebih lagi pada saat ini terdapat pasukam tambahan dari Taliban yang ikut membantu perketat keamanan di Bandara Kabul. Bom bunuh diri yang terjadi beberapa hari silam menjadi titik balik evakuasi yang menjadi semakin berbahaya, rentan dan sulit bagi AS untuk dapat segera menyelesaikan misi prioritasnya.
Beberapa negara yang turut serra membantu proses evakuasi juga telah menyelesaikan atau menunda sementara sebagai buntut dari serangan teror di Kabul. Esok hari akan menjadi hari terakhir untuk melakukan evakuasi. (Reuters, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi