NEW YORK-KEMPALAN: Dewan Keamanan PBB yang berisikan 15 negara dengan diantara 5 negara tetap yaitu AS, Rusia, Tiongkok, Inggris dan Prancis telah bertemu untuk membahas isu Afghanistan yang hingga saat ini masih menjadi isu hangat di dunia internasional.
Dewan Keamanan PBB yang pada saat ini diketuai oleh India telah berhasil meloloskan resolusi yang pada intinya adalah berupaya sekuat mungkin untuk berfokus pada perlindungan HAM di Afghanistan. Resolusi ini menjadi yang pertama kali diloloskan sejak Afghanistan diambil alih oleh Taliban.
Pemerintahan yang inklusif, menyetop semua jenis kekerasan hingga perlindungan HAM menjadi isu prioritas di resolusi tersebut.
Seperti biasanya, anggota tetap Dewan Keamanan PBB yang memiliki kuasa lebih besar pasti akan menunjukkan tindakan yang mencerminkan kepentingannya. Hal ini terbukti bahwa dalam proses voting resolusi ini, Tiongkok dan Rusia memilih untuk Abstain, meskipun tidak berhasil menyetop atau menghalangi resolusi tersebut untuk diloloskan.
Tiongkok dan Rusia mulai semakin aktif menunjukkan influensi geopolitiknya di Afghanistan terlebih lagi sejak minggatnya pasukan militer AS serta pemerintahan baru Taliban yang kemudian menjadi semakin potensial bagi kedua negara tersebut untuk dapat bermitra dan bekerja sama lebih lanjut.
Sebelumnya, Dewan Keamanan PBB bertemu untuk membahas mengenai bom bunuh diri di Taliban yang memakan banyak korban jiwa. Salah satu pernyataan yang mencuat dalam pertemuan tersebut adalah bahwa pelaku teror bom bunuh diri harus dibawa ke pengadilan internasional. (TimesofNews, Muhamad Nurilham)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi