JAKARTA-KEMPALAN: Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menjadi salah satu sektor yang menjadi fokus pemerintah. Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pemerintah aku bertumpu pada sektor rumah tangga dan industri sebagai komponen akselerator.
Terkait fokus ini, Kementerian ESDM memiliki estimasi target untuk dapat merealisasikan PLRS dalam rentang waktu 4 tahun atau hingga tahun 2025 mendatang. Selain itu, target ini juga untuk dapat mencapai pembangit listrik tenaga surya atap hingga 3,6 gigawatt (GW).
“Jadi sebenarnya PLTS Atap akan bertumpu pada sektor rumah tangga dan industri,” ujar Dadan Kusdiana selaku Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Kementerian ESDM, dikutip dari Jawapos.
Spekulasi dan estimasi yang menjadi proyeksi dari Kementerian ESDM terkait PLTS Atap memiliki daya listrik kisaran 1,52 GW. Daya ini menjadi target Kementerian ESDM di tahun 2025 mendatang.
Lalu, asumsi perihal masyarakat yang menggunakan PLTS Atap adalah sekitar 2%. Yang mencakup masyarakat yang mengakomodasi PLN 1.300 VA. Lalu sekitar 20% masyarakat yang di atas 14.000 kVA menggunakan PLTS Atap. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi