JAKARTA-KEMPALAN: XL Axiata merupakan perusahaan seluler swasta yang sudah malang melintang di industri telekomunikasi sejak 1996. Untuk kembangkan digitalisasi yang lebih optimal, XL Axiata menggandeng institusi pendidikan, seperti Institut Pertanian Bogor dan Politeknin Manufaktur Astra (Polman Astra).
Kolaborasi ini memiliki visi untuk ciptakan solusi digital yang lebih efisien dan maksimal dengan memanfaatkan platform Internet of Things (IoT) pada jaringan telekomunikasi 5G. Tentu saja, hal ini adalah sebuah tindakan inovatif guna mengakomodasi kebutuhan yang besar di sektor industri digital.
I Gede Darmayusa selaku Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata menuturkan, jika saat ini perusahaan telah mengakselerasikan pengembangan dari ekosistem digital berbasis teknologi 5G. Hal ini senada dengan misi perusahaan untuk terus adaptif dan inovatif terhadap era disrupsi yang serba cepat.
“Dengan kemampuan akses internet lebih cepat dan stabil, tersedianya jaringan 5G diperkirakan akan menjadi penggerak utama industri berbasis internet,” imbuh I Gede Darmayusa secara daring, dikutip dari Kontan, pada Rabu (25/8).
Sinergitas yang terbangun antara XL Axiata dengan dua pranata pendidikan tersebut, akan berjalan selama kurang lebih dua tahun. Kerja sama ini menjadi medium untuk saling membagikan pengetahuan, keahlian, dan lain sebagainya, untuk memaksimalkan potensi dari platform IoT ini.
“Maka kami merasa perlu untuk menggandeng lembaga riset seperti kampus dalam rangka bersama-sama mengeksplorasi problem dan solusi yang tepat guna,” tambahnya.
Bentuk konkret dari kerja sama dengan kampus IPB dan Universitas Dian Nuswantoro adalah IoT Service Solution, yakni Melon Harvesting Robot. Secara fungsional, inovasi tersebut ialah solusi kreatif dalam menentukan waktu panen secara akurat dengan menggunakan image processing.
Selain itu, salah satu perusahaan telekomunikasi terbesar ini mengejawantahkan teknologi 5G dalam memberikan stimulus pada real-time communication perihal cloud/server dan robot. Selanjutnya yang menjadi proyek esensial adalah pengembangan robot prototype kedua guna menunjang pruning daun melon. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi