PHNOM PENH-KEMPALAN: Hanya 35 spesies burung yang tercatat pada tahun ini di Veal Kambor Community Protected Area, Lumphat Wildlife Sanctuary di provinsi Ratanakkiri, menurut Birdlife International
Organisasi itu menambahkan, komite dari penangkaran itu berpatroli tiga kali pada bulan Juli dan menghabiskan dua hari satu malam di hutan untuk mengidentifikasi spesies burung yang ada. Mereka mencatat ada 35 spesies dan menginspeksi 10 kolam. Hal ini merupakan penurunan jumlah ketimbang tahun sebelumnya.
Manajer Program Kamboja dari Birdlife International, Bou Vorsak menyampaikan kepada kantor berita The Phnom Penh Post bahwa mereka biasanya mencatat jumlah sarang bangau tongtong, namun tidak lagi menemukannya.
Menurutnya, penurunan jumlah burung ini termasuk spesies rentan, seperti ibis berbahu putih, bangau tongtong serta sejumlah spesies lainnya yang sebelumnya pernah tercatat di wilayah Veal Kambor. Adapun alasan dibalik menurunnya jenis burung ini bisa dikarenakan gangguan pada habitatnya karena banyak orang pindah ke wilayah tersebut.
“Penjaga taman biasanya mengawasi wilayah itu untuk mengidentifikasi sarang. Kami berpatroli di dekatnya untuk di sekitar mereka dan di dekar kolam karena takut burung-burung itu akan terperangkap atau diracun,” ujar Vorsak seperti yang dikutip Kempalan dari The Phnom Penh Post.
Juru bicara Kementerian Lingkungan Neth Pheaktra mengatakan kepada kantor berita Kamboja itu bahwa lembaganya telah bekerja sama dengan sejumlah organisasi, salah satunya adalah Birdlife International guna melindungi spesies burung seperti ibis raksasa.
Hal ini dituangkan dalam Ibis Rise Project, yang menurutnya, tidak hanya memastikan produksi beras untuk konsumsi rumah tangga namun juga menciptakan rantai suplai berkelanjutan untuk mendukung konservasi satwa liar dan terlibat dengan pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan.
Ia menambahkan hal ini ialah untuk mendukung dan menyediakan pilihan baru bagi orang-orang untuk meningkatkan kualitas hidupnya dan pada saat yang sama ikut dalam konservasi sumber daya alam dan melindungi satwa liar (TPPP, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi