KABUL-KEMPALAN: Taliban mengeluarkan pernyataan berkaitan dengan perkembangan dan lajunya di Afghanistan pada Minggu (15/8) yang berisikan beberapa poin.
Mereka menyatakan, wilayah yang dikuasainya merupakan tanda bahwa diri mereka populer dan masyarakat Afghanistan menerima Emirat Islam. Taliban juga memastikan keamanan dan keselamatan dan penduduk di negara Asia Tengah itu beserta martabat dan harta bendanya juga.
“Dalam hal ini, tidak ada yang perlu khawatir akan hidup mereka,” tutur kelompok tersebut dalam pernyataannya yang diunggah di situs resminya, Alemarah English.
Taliban juga menawarkan pada mereka yang pernah membantu pasukan asing untuk bergabung dengan Emirat Islam Afghanistan serta mengumumkan amnesti untuk mereka.
“Kami sekali lagi mengajak mereka semua untuk datang dan mengabdi kepada bangsa dan negara,” tutur kelompok militan tersebut.
Emirat Islam Afghanistan alias Taliban juga berharap penduduk yang tinggal di wilayahnya untuk melanjutkan hidupnya seperti biasa, terutama di sektor resmi seperti pendidikan, sosial, kesehatan, dan kebudayaan.
“Mereka akan hidup normal; bangsa dan negara kita membutuhkan layanan, dan Afghanistan adalah rumah bersama kita yang akan kita bangun dan layani bersama.”
Namun, organisasi yang pernah dipimpin Mullah Mohammad Omar itu menuding bahwa pemerintahan di Kabul menyebarkan propaganda buruk tentang citra mereka ke sejumlah negara dan organisasi internasional. Mereka menyebut bahwa tindakan buruk justru dilakukan oleh pemerintah Afghanistan.
Adapun, Taliban telah memerintahkan pada para pejuangnya untuk tidak memasuki rumah seseorang tanpa seizin pemilik rumah.
“Pesan kami kepada para pengusaha, industrialis dan investor adalah untuk menjalankan bisnis mereka secara normal dan untuk melayani bangsa,” tutur kelompok itu seraya memberi jaminan akan lingkungan yang kondusif dan aman guna melakukan bisnis.
Mereka juga berjanji bahwa misi diplomatik akan dilindungi dan diberi lingkungan yang aman untuk bekerja serta memastikan kepada negara tetangga Afghanistan bahwa Taliban tidak akan mengganggu negara lainnya. (Alemarah, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi