WASHINGTON-KEMPALAN: Duta Besar AS ke PBB, Linda Thomas-Greenfield, mengatakan kepada pers pada Kamis (12/8) bahwa US $ 55 juta (1,83 miliar Baht) telah diperuntukkan bagi bantuan kemanusiaan dan penanganan pandemi di Thailand dan Myanmar.
“Presiden Joe Biden sudah menjelaskan bahwa kita menaruh aliansi kami pada pusat dari kebijakan luar negeri kami. Dan juga, saya rasa penting untuk ke Thailand, guna mengafirmasi kembali dan memperkuat aliansi yang sudah berlangsung lama antara bangsa kita, dan untuk menggarisbawahi komitmen abadi terhadap Asia Tenggara dan sentralitas ASEAN,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa dia telah bertemu dengan Perdana Menteri Colut Chan-O-cha dan “mengkomunikasikan komitmen kuat Amerika untuk berdiri bersama orang-orang Thailand dalam perang melawan Covid-19.”
“Kami meningkatkan komitmen itu dengan 1 juta dosis vaksin [selain 1,5 juta dosis vaksin Pfizer yang disumbangkan oleh pemerintah AS sebelumnya], yang akan segera tiba,” tambahnya seperti yang dikutip Kempalan dari The Nation Thailand.
Dia menambahkan bahwa pendanaan itu akan digunakan untuk mendukung penanganan pandemi dan mengurangi beban Thailand. Dari $ 55 juta, $ 5 juta akan ditambahkan ke upaya Thailand melawan Covid-19, sementara sisanya akan mengalir masuk melalui mitra organisasi internasional dan non-pemerintah.
Thomas-Greenfield juga mengatakan: “Kudeta di Myanmar dan krisis kemanusiaan yang dihasilkannya telah diperparah oleh Covid, dan Thailand berada di garis depan merespin kedua tantangan ini.”
Menurutnya, bantuan ini akan dialirkan untuk menyediakan makanan, minuman, jaminan kesehatan dan layanan kebersihan kepada masyarakat rentan dari Myanmar, termasuk pengungsi. Ia juga mengatakan dirinya telah bertemu dengan organisasi internasional, LSM dan agensi yang bekerja di Thailand dan Myanmar untuk membicarakan tantangan humanitarian dan politik yang dihadapi masyarakat Burma. (TNT, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi