JAKARTA-KEMPALAN: Pabrikan asal China, Xiaomi tancap gas di pertengahan tahun dengan mengkreasikan teknologi terbaru di sektor otomotif. Diketahui bahwa Xiaomi menggagas teknologi canggih bernama self-driving SAE level 4.
Bahkan untuk dapat memproduksi teknologi ini secara masif dan akseleratif, Xiaomi sampai menerima sekitar 500 pegawai baru. Di mana pegawai ini akan masuk kepada bidang yang akan memproduksi serta mengembangkan teknologi self-driving SAE level 4 terbaru ini.
Ada sekitar enam level dalam tingkatan SAE untuk teknologi self-driving pada lini mobil. Seperti pada level nol, yang mana tidak memiliki fitur canggih. Sehingga para driver hanya dapat menyetir mobil secara manual.
Kontras dengan level 5 yang serba canggih. Level 5 bahkan sudah ada di tahapan otomatisasi secara keseluruhan. Sehingga para driver atau konsumen tidak duduk santai saja, karena teknologi ini sudah menunjang sistem yang mengendalikan mobil.
Diketahui, seri Honda Legend akan menjadi mobil pertama yang mengkonversikan teknologi self-driving level 3. Yang menarik, Honda Legend ini menjadi seri mobil yang paling tinggi selama mengaspal.
Sedangkan pada pabrikan mobil lain, ternyata baru mengoptimalisasikan teknologi self-driving level 2. Adapun pabrikan mobil listrik ternama, Tesla juga mengimplementasikan teknologi canggih ini bernama full service driving feature.
Informasi yang beredar, saat mobil sampai pada level 4, maka kendaraan tersebut akan melaju sendiri dengan tujuan yang sudah diatur sebelum berkendara. Sehingga driver sama sekali tidak perlu mengemudikan setir, karena teknologi ini sudah menginput sistem yang dapat berjalan sendiri sesuai navigasi peta. (Rafi Aufa Mawardi)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi