Jumat, 17 April 2026, pukul : 15:16 WIB
Surabaya
--°C

Kekurangan Oksigen di Tengah Krisis Politik, Militer Myanmar Tingkatkan Pasokan Oksigen

NAYPYIDAW-KEMPALAN: Otoritas militer Myanmar akan memastikan bahwa pabrik oksigen beroperasi pada kapasitas penuh untuk membantu merawat pasien COVID-19 ketika kasus-kasus di negara Asia Tenggara itu mencapai rekor tertinggi, kata seorang juru bicara militer pada Senin (12/7) dikutip Kempalan dari Reuters.

Zaw Min Tun mengatakan pada konferensi pers bahwa vaksinasi akan diberikan kepada mereka yang berusia di bawah 18 tahun. Dia mengatakan Myanmar memiliki kesepakatan dengan Rusia untuk produksi lima juta dosis vaksin per tahun.

Melansir dari APNews, di tengah krisis politik, rumah sakit militer terus beroperasi tetapi dijauhi oleh banyak orang, sementara dokter dan perawat yang memboikot sistem negara menjalankan klinik darurat, di mana mereka menghadapi ancaman penangkapan. Kecepatan vaksinasi yang lambata mengancam ledakan infeksi.

Hingga akhir pekan kemarin, penduduk dua kota terbesar Myanmar, Yangon dan Mandalay, juga kesulitan mendapatkan pasokan oksigen.

Pemimpin baru Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, dalam pertemuan Jumat (9/7) tentang tanggapan COVID-19 memerintahkan pabrik oksigen untuk bekerja dengan kapasitas penuh, termasuk mengubah oksigen industri untuk kebutuhan pasien.

Menteri Investasi dan Perdagangan Luar Negeri Aung Naing Oo menindaklanjuti pada hari Sabtu (10/7) dengan pengumuman bahwa pemerintah menghapus semua tugas dan persyaratan perizinan untuk impor konsentrator oksigen – perangkat yang menghasilkan oksigen.

Kementerian Kesehatan pada hari Sabtu melaporkan rekor 4.377 kasus baru yang dikonfirmasi dengan total 188.752, serta rekor 71 kematian, sehingga jumlah korban menjadi 3.756. Jumlah orang yang diuji ditemukan terinfeksi berkisar sekitar 25%, dan yang sama mengkhawatirkannya adalah seberapa cepat jumlahnya meningkat. (Reuters, APNews, Abdul Manaf)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.