Minggu, 17 Mei 2026, pukul : 22:56 WIB
Surabaya
--°C

EMA Desak Masukkan Peradangan Jantung sebagai Efek Samping Vaksin mRNA

AMSTERDAM-KEMPALAN: Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) telah menemukan tautan yang menghubungkan vaksin mRNA, seperti Pfizer dan Moderna, dengan kondisi jantung langka setelah inokulasi, dan telah merekomendasikan agar efek samping ini dicantumkan.

EMA menerbitkan temuannya, ada risiko kondisi peradangan jantung, miokarditis dan perikarditis, setelah pemberian vaksin mRNA Covid pada Jumat (9/7) dalam sorotan pertemuan dari Komite Penilaian Risiko, dengan badan tersebut menyerukan agar efek sampingnya diketahui masyarakat.

Melansir Russia Today, EMA telah melakukan tinjauan komprehensif terhadap 164 kasus miokarditis di Wilayah Ekonomi Eropa (EEA), bersama dengan 157 kasus perikarditis setelah penggunaan Pfizer dan Moderna.

Namun, menurut badan pengawas obat, kasus-kasus ini hanya mewakili angka yang sangat kecil, karena sekitar 200 juta dosis dari dua vaksin mRNA ini telah diberikan di seluruh EEA sejak akhir Mei.

Badan itu tidak sendirian dalam melaporkan kasus miokarditis dan perikarditis, karena Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS menemukan, sejak April 2021 telah terjadi lebih dari seribu insiden peradangan jantung yang dilaporkan setelah inokulasi dengan vaksin mRNA di negara tersebut. Laporan ini paling sering dari orang muda, dengan beberapa kasus pada remaja di bawah usia 16 tahun.

Kedua kondisi tersebut adalah radang jantung, dengan miokarditis mempengaruhi otot, dan perikarditis pada lapisan luar. Gejala biasanya sesak napas, jantung berdebar tidak teratur, dan nyeri dada. (RT, reza hikam)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.