TOKYO-KEMPALAN: Operator restoran sohor yang menginspirasi film “Kill Bill” di Tokyo, Kozo Hasegawa, mengatakan pihaknya begitu terkejut mendengar komentar menteri ekonomi Yasutoshi Nishimura. Nishimura akan meminta bank menekan restoran-restoran yang tidak patuh aturan ketat pembatasan. Meski berbagai resto selama ini justru sudah menerapkan protokol kesehatan dengan baik.
Dilansir dari The Asahi Shimbun, Jumat (9/7), Hasegawa yang merupakan presiden Global-Dining Inc. menyebut kabinet Perdana Menteri Yoshihide Suga berada dalam kekalutan. ”Tampaknya menteri itu tidak tahu banyak tentang konstitusi kita,” ujar Hasegawa.
Pria yang mengelola 43 restoran termasuk salah satu yang mengilhami film “Kill Bill: Volume I itu merasa tak nyaman dengan pernyataan menteri Nishimura. Sejak pandemi melanda Jepang, banyak restoran di negeri itu sudah berusaha menyesuaikan ke dalam kondisi baru, termasuk mematuhi protokol kesehatan.
Bagi Hasegawa, komentar menteri Nishimura pada Kamis (8/9) itu jelas bisa berpengaruh terhadap kondisi restoran di Jepang. Apalagi, Nishimura menegaskan bakal meminta bank untuk berbagi informasi tentang restoran yang menolak permintaan mengikuti pembatasan anti-COVID-19.
Namun, Nishimura kemudian buru-buru menjelaskan juga Jumat ini, bahwa dia tidak bermaksud mendorong bank agar membatasi pinjaman ke restoran manapun. Jika pihak restoran tidak mematuhi pembatasan keadaan darurat baru di Tokyo. (The Asahi Shimbun, reza hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi