SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melayangkan ucapan duka cita atas meninggalnya mantan Menteri Penerangan dan Ketua MPR, Harmoko, Senin (5/7). Dalam ucapannya, Khofifah menyebut kalau putra daerah Jatim itu merupakan figur teladan.
“Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Turut berduka atas wafatnya Bapak Harmoko. Mantan Menteri Penerangan (1983-1997) dan Ketua DPR-MPR (1997-1999),” tulisnya di Instagram @khofifah.ip.
1. Putra daerah Jatim, Harmoko orang Nganjuk
Lebih lanjut, mantan Menteri Sosial itu menyebut kalau Harmoko merupakan putra daerah Jatim. Dia lahir di Kertosono, Nganjuk pada 7 Februari 1939. Artinya, Harmoko wafat di usianya yang menginjak ke 82 tahun. “Beliau (Harmoko) adalah orang Nganjuk, Jawa Timur,” kata Khofifah.
2. Pernah jadi jurnalis hingga politisi
Khofifah yang juga Ketua Ikatan Alumni Mahasiswa Universtias Airlangga (IKA Unair) itu menambahkan bahwa semasa hidup Harmoko dikenal mempunyai karir yang melejit di bidang pers dan politik. Dia menilai kalau Harmoko figur yang teladan.
“(Harmoko) sukses menjadi jurnalis sekaligus politisi yang diteladani banyak orang,” sebut Khofifah.
3. Doakan yang terbaik untuk mendiang dan keluarganya
Tak lupa, sambung Khofifah, dia mendoakan semoga amal ibadah Harmoko diterima Allah SWT. Dia juga mendoakan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya. Serta keluarganya tetap diberikan ketabahan dan keikhlasan.
“Selamat jalan Pak Harmoko,” tutup gubernur perempuan pertama di Jatim tersebut. (Dwi Arifin)


Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi