SIDOARJO – KEMPALAN: Panitia Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Sidoarjo 2021 menobatkan Satria Wibawa dan Devi Mauliyah Umroh menjadi juara pertama Duta Anti Narkoba Sidoarjo 2021.
Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Sidoarjo 2021 yang diselenggarakan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Disporapar Sidoarjo di Ballroom Fave Hotel, Sidoarjo, Sabtu (26/6) malam.
Kegiatan ini adalah puncak rangkaian yang diawali dengan technical meeting dan seleksi (tes tulis dan deep interview) sejak 19 Mei hingga Sabtu (26/6) malam. Terpilih 20 finalis putra – putri menuju Grand Final Duta Anti Narkoba 2021. Kegiatan ini dalam rangkaian memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2021.
Usai dinobatkan menjadi juara Duta Anti Narkoba Sidoarjo 2021, Satria Wibawa mengaku senang sekali, namun tidak menyangka bisa menjadi juara pertama.
“Padahal yang lainnya juga sangat cerdas dan pintar-pintar. Ini sebuah amanah yang harus saya emban dengan sebaik-baiknya,” ksta Satria Wibawa.
Menurut Satria Wibawa, pengguna narkoba bukanlah pelaku kriminal, karena mereka hanya salah dalam pergaulan saja. “Makanya saya berharap kepada masyarakat, jangan jauhi mereka, tapi dekati dan berikan pergaulan yang baik. Karena sejatinya setiap manusia yang lahir adalah pribadi yang baik,” urainya.
Setelah dinobatkan sebagai Duta Anti Narkoba Sidoarjo 2021, Satria Wibawa ingin menjadi media bagi teman-temannya dan masyarakat Sidoarjo mengenai penyalahgunaan dan juga bahaya narkoba.

Sementara itu, Devi Mauliyah Umroh juara pertama putri juga tak mau ketinggalan untuk ikut membantu dan mencegah upaya pemerintah dalam memerangi penggunaan narkoba.
“Ini merupakan amanah yang harus di jaga dan dilaksanakan untuk mengedukasi masyarakat khususnya di kaum melinial agar lebih mengetahui dan paham bahaya narkoba serta cara untuk menghindarinya sekaligus menjadi penggerak di lingkungan masyarakat atas bahaya narkoba,” ujar Devi.
Kadisporapar Sidoarjo Drs. Joko Supriyadi saat hadir di Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Sidoarjo 2021, mengingatkan para Duta Anti Narkoba Sidoarjo agar serius ikut dalam mencegah penyalahgunaan Narkoba di Kota Sidoarjo.
Duta Anti Narkoba ini, lanjut Kadisporapar, akan dijadikan ikon milenial sehat tanpa narkoba yang sejalan dengan tema peringatan HANI tahun ini.
Sebagai Duta Anti Narkoba, lanjut Joko , diharapkan nantinya mereka bisa menggelorakan semangat membara untuk menyadarkan seluruh komponen bangsa dalam membangun solidaritas sebagai upaya mencegah dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba yang menjari ancaman kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.
Menurut ia, acara pemilihan juara Duta Anti Narkoba yang tiap tahun digelar itu, bukan hanya sekadar program seremonial saja, tetapi harus ada action dan hasil nyata dalam ikut membendung korban Narkoba di Sidoarjo.
“Peserta Duta Anti Narkoba Sidoarjo, harus ikut melakukan upaya preventif akan penyalahgunaan Narkoba. Misalnya dapat memberikan wawasan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di tengah-tengah masyarakat,” pungkas Kadisporapar Sidoarjo.
Ia menyitir data dari BNN menunjukkan, sekitar 162 juta sampai dengan 324 juta orang yang berusia produktif (15-64 tahun) yang mengkonsumsi narkotika dan kurang lebih 183 ribu orang meninggal dunia setiap tahunnya, akibat penyalahgunaan narkotika. (Ambari Taufiq)
Juara duta anti narkoba Sidoarjo 2021:
Juara I putra : Satria Wibawa
Juara I putri : Devi Mauliyah Umroh
Wakil I putra : I. B Arjuna Gettar
Wakil I putri : Salsabila Claudia
Wakil II putra: M Arief
Wakil II putri : Nur Aisha Putri
Berbakat putra : Moch. Miftah Choirul
Berbakat putri : Miftach Istiqlalia
Favorit putra : zhandy Nauval Rizky
Favorit Putri : Fahira Puspita

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi