SURABAYA-KEMPALAN: Awal mula pandemi Covid-19 tahun 2020 adalah momok bagi sebagian UMKM khususnya di Kota Surabaya.
Banyak yang gulung tikar karena penjualan yang semakin berkurang, ataupun bertahan dengan segala ide yang mereka punya.
Contoh salah satu ibu muda Dipta kepada Kempalan.com mengungkapkan, “Usaha suami sablon kaos yang sebelum pandemi sangat ramai, tapi semenjak pandemi menyerang banyak event music maupun acara sekolah ditiadakan, yang mengakibatkan menurunya permintaan sablon kaos.”
Dia menambahkan, demi membantu perekonomian suaminya yang kurang buat keluarga, dia memberanikan diri untuk terjun di dunia bisnis jual beli baju anak dan bayi via online instagram, shopee, dan lainnya. Produknya diberi nama Niokidswear.
Niokidswear sendiri menarget pasar ibu-ibu muda yang gemar membeli baju buat anak via online, ataupun mereka yang ingin membeli kado buat keponakan yang baru lahiran, ucapnya
“Dan alhamdulillah semenjak pandemi hingga sekarang penjualan baju anak di Niokidswear cukup berjalan dengan baik, sehingga sedikit banyak mampu membantu perekonomian keluarga,”
tambahnya.
Lebih lanjut Dipta menambahkan, untuk memulihkan ekonomi kembali harusnya pemerintah lebih tegas lagi untuk mendisiplinkan protokol kesehatan, agar masyarakat lebih waspada kepada virus yang entah kapan berhentinya. “Setidaknya kedisiplinan untuk prokes mampu memutus rantai penularan Covid19, sehingga perekonomian mampu stabil seperti sedia kala,” harapnya. (Femal Ishaq Amirullah)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi