Selasa, 28 April 2026, pukul : 06:57 WIB
Surabaya
--°C

Jelang Final, Fans City dan Chelsea Bentrok dengan Polisi di Porto

PORTO-KEMPALAN: Fans City dan Chelsea bentrok dengan polisi di Porto pada Jumat (28/5) malam menjelang final Liga Champions.

Bentrokan ini terjadi ketika polisi melakukan penutupan bar pukul 22.30 untuk pencegahan Covid-19.

Ratusan fans Manchester City dan Chelsea, yang telah berada di Porto untuk pertandingan hari Sabtu (29/3) malam, tidak menyadari bahwa ada jam malam yang ketat pada pukul 22.30 untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Seorang penggemar berkata: “Itu bentrokan kecil, beberapa orang ingin minum lagi dan polisi memaksa mereka untuk kembali ke hotel mereka.”

Rekaman ponsel yang diposting online menunjukkan para pendukung berkelahi sebelum polisi turun tangan untuk membubarkannya.

Manchester City mengalahkan Paris Saint-Germain di semifinal dalam perjalanan ke final Liga Champions pertama mereka, sementara Chelsea mengalahkan Real Madrid .

Final awalnya dijadwalkan berlangsung di Stadion Olimpiade Ataturk Istanbul itu, kemudian dipindahkan ke Estadio do Dragao Porto karena pembatasan Covid-19.

Menjelang final, Pep Guardiola, yang telah memenangkan kompetisi ini sebagai manajer bersama Barcelona.

“Saya pikir mencapai final Liga Champions membantu kami melihat gambaran yang lebih besar dalam empat tahun terakhir.” kata Pep dalam konferensi pers sebelum pertandingan.

“Apa yang kami lakukan dalam empat tahun terakhir ini luar biasa. Dalam Liga Premier, Piala Carabao, dan setiap kompetisi.” tambahnya.

“Mencapai final membantu kami memahami apa yang telah kami lakukan. Ini tidak adil, tapi kita harus menerimanya.” tambah pelatih asal Barcelona.

“Untuk mencapai final kompetisi ini sangat sulit. Itu adalah yang terberat, ada harus memahami kualitas lawan dan memiliki ketenangan agar tidak menderita saat-saat terberat.” tambah mantan pelatih Bayern.

“Kita berhasil. Kami membuat musim Liga Champions yang luar biasa dan sekarang pantas berada di sana di final.” tutup Pep.

Chelsea memenangkan Liga Champions pertama dan satu-satunya pada tahun 2012, menjadi satu-satunya klub London yang pernah melakukannya dan menjadi rekor yang masih mereka pegang hingga hari ini.

The Blues sendiri baru-baru ini kalah di final Piala FA, namun berhasil menempati posisi empat besar Liga Premier pada hari terakhir musim.

Manajer Chelsea Thomas Tuchel berkata: “Kompetisi ini adalah kompetisi yang saya tonton sejak kecil di TV, dan saya memiliki begitu banyak kenangan tentang semua tim Jerman yang terlibat. Ketika Anda keluar [untuk] pertama kali dan Anda mendengar lagu Liga Champions diputar, itu terasa besar.”

“Tidak ada kata [yang dapat] mendeskripsikan [itu]. Saya merasa sangat, sangat bersyukur memiliki kehidupan ini, dan untuk terus [dapat] mengalami] perasaan ini.” tambah mantan pelatih PSG itu

“Sangat sulit dipercaya [berada di final untuk musim kedua berturut-turut dengan klub yang berbeda]. Ketika Anda menyelesaikan satu musim dan Anda tahu Anda memiliki satu minggu lagi dengan tim lain [yang sedang mempersiapkan] untuk final besar di Liga Champions, itu adalah hadiah besar, sejujurnya untuk saya.” tutup Tuchel. (Mirror UK, Edwin Fatahuddin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.