Minggu, 12 April 2026, pukul : 04:25 WIB
Surabaya
--°C

Selama Negara itu Ada, Transaksi Tunai Akan Tetap Ada

KEMPALAN: Ada empat tahapan dalam keseharian masyarakat kita; dipaksa, terpaksa, biasa, budaya. Untuk sampai pada sebuah perubahan biasanya selalu diikuti oleh perlawanan dari beberapa pihak yang selama ini diyakini sudah merasa nyaman. Oleh karenanya perlu dipaksa terlebih dahulu, untuk kemudian masyarakat akhirnya dalam kondisi terpaksa.

Selanjutnya merasa terbiasa yang pada gilirannya setelah mengetahui manfaatnya akhirnya hal tersebut menjadi  budaya.   Ini jugalah yang terjadi ketika untuk pertama kalinya ada transformasi dalam sistem pembayaran, dari tunai menjadi non tunai.

Protes dan kritik tajam sebagai bentuk perlawanan muncul ketika ada keharusan penggunaan e-money untuk pembayaran kendaraan yang melewati jalan tol. Namun ketentuan ini tetap dipaksakan untuk diberlakukan, masyarakat pun menyerah, harus mengikuti ketentuan yang baru dibuat.

Pelan tapi pasti ternyata dari hari ke hari masyarakat pengguna jalan tol mulai merasakan manfaatnya. Bahkan tidak hanya untuk pembayaran jalan tol, penggunaan e-money dan bentuk-bentuk pembayaran non-tunai lainnya mulai dipergunakan dan dirasakan kelebihannya. Kampanye pembayaran non-tunai pun terus digiatkan di hampir semua lini tidak hanya untuk transaksi umum.

Di sekolah-sekolah pun untuk transaski internal siswa juga menggunakan kartu elektronik. Beberapa badan usaha juga  demikian,  organsisasi profesi ataupun yang sejenisnya juga sudah mengintegrasikan kartu keanggotaannya sebagai kartu pembayaran elektronik. Transaski dengan menggunakan uang tunai akhirnya berkurang.

Situasinya semakin berat bagi transaksi tunai ketika di awal 2020 dunia dilanda pandemi Covid-19, transaksi tunai semakin ditinggalkan. Perbankan mencatat bahwa digital payment tumbuh cukup signifikan dimasa pandemi. Pembayaran dengan sistem non-tunai akhirnya benar-benar sudah menjadi budaya di masyarakat.

Masyarakat mulai terbiasa dengan tipe-tipe pembayaran digital; ada mobile banking, sms banking, internet banking, e-money. Untuk e-money bisa disebut go-pay, ovo, linkaja, mandiri online, dana, i.saku, sakuku, doku, paytren, true money, dan beberapa e-money yang lainnya.

Menawarkan beberapa keunggulan dibanding transaksi tunai, mulai faktor keamanan, efisiensi waktu dan tenaga, sampai likuiditas. Sistem pembayaran non tunai benar-benar dimanjakan dan dibutuhkan seiring dengan tuntutan penyesuaian di era digital. Keberadaan transaksi tunai pun semakin terpuruk tanpa memiliki pembelaan.

Belum habis kepedihan transaksi tunai yang babak belur ditinggalkan pengguna setianya, muncul kemeriahan Hari Belanja Online Nasional (harbolnas) Ramadhan atau Hari bangga Buatan Indonesia yang digelar 5 sampai dengan 13 Mei 2021, tepat di Hari Raya Idul Fitri.

Kesuksesan agenda ini semakin nyata dengan adanya pembebasan biaya ongkos kirim bagi konsumen, keseluruhannya  ditanggung oleh platform dagang-el atau e-commerce. Semangat agenda ini sejatinya adalah untuk mengerek penjualan produk lokal yang dipasarkan usaha berskala mikro, kecil, dan menengah.

Namun implikasinya ternyata adalah juga pada sistem pembayarannya. Tentu saja harbolnas membawa sistem pembayarannya pada transaksi non tunai juga, semakin dalamlah luka transaksi tunai. Apapun memang harus diakui bahwa transaksi tunai memiliki beberapa kelemahan; mulai lebih repot penyimpanan dan membawanya, keamanannya, sistem kembaliannya, juga besarannya.

Satu yang harus dicatat, terpuruk se-babak belur apapun dan  sejauh apapun transaksi tunai ditinggalkan penggunanya,  transaksi tunai tak akan pernah mati. Artinya, selama negara tersebut masih ada maka selama itu pula  transaksi tunai akan tetap ada, tidak terkecuali di Indonesia.

Barangkali ada yang ingin mengidentifikasi penyebabnya? Tetap dalam koridor pemahaman perilaku sistem pembayaran, hal ini memang ada jawabannya. Salam. (Bambang Budiarto – Dosen Ubaya & Pengamat Ekonomi ISEI Surabaya)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.