Minggu, 10 Mei 2026, pukul : 10:32 WIB
Surabaya
--°C

Perusahaan di Jepang Menyediakan Tes PCR Murah untuk Menunjang Sektor Pariwisata

TOKYO – KEMPALAN: Meningkatnya jumlah perusahaan di Jepang yang menyediakan tes polymerase chain reaction, atau PCR, untuk virus korona baru dengan biaya rendah, dinilai sebagai upaya untuk membantu meningkatkan permintaan perjalanan yang dilanda pandemi seperti yang dikutip dari Japan Times, Senin (12/4).

Pada hari Sabtu (10/4), Kinoshita Group Co., operator bisnis perumahan, membuka pusat tes PCR di Bandara Internasional Tokyo di Haneda, masing-masing di gedung Terminal 1 dan Terminal 2 untuk penumpang domestik.

Pengunjung dapat mengikuti tes PCR di sana dengan harga 1.900 yen. Pusat-pusat tersebut juga menyediakan tes antigen, yang membuahkan hasil dalam 15 menit.

Japan Airlines mengizinkan anggota program Frequent Flyer-nya untuk mendapatkan tes PCR seharga 2.000 yen.

Pelanggan saingan All Nippon Airways, unit dari ANA Holdings Inc., dapat menjalani tes PCR seharga 2.500 yen jika mereka membuat reservasi untuk tiket penerbangan dan akomodasi dalam satu set.

Maskapai penerbangan murah Peach Aviation menawarkan tes PCR gratis hingga 9 Mei untuk penumpang domestik yang berangkat dari Bandara Internasional Narita di Prefektur Chiba atau Bandara Internasional Kansai di Prefektur Osaka.

Nippon Travel Agency Co. telah meluncurkan layanan di mana pelanggan dapat diuji dengan harga 2.300 yen. Mereka yang dites positif tidak perlu membayar biaya pembatalan untuk produk perjalanan dari perusahaan.

“Kami berharap dapat mencegah infeksi yang disebabkan oleh perjalanan dan menghilangkan kecemasan terkait perjalanan melalui layanan pengujian virus korona sebelum keberangkatan,” kata seorang pejabat Nippon Travel Agency Co.

Industri pariwisata Jepang semakin dilanda dampak pandemi. Tujuan wisata utama di negara itu, termasuk Tokyo, Osaka, Kyoto dan prefektur Okinawa, berada dalam tahap pra-darurat virus corona di mana orang diminta untuk menahan diri dari bepergian melintasi perbatasan prefektur. (Japan Times, Belva Dzaky Aulia)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.