WASHINGTON-KEMPALAN: Jumat (2/3), seorang pengemudi menabrakkan mobilnya ke barikade Gedung Capitol AS yang menyebabkan satu petugas kepolisian tewas dan lainnya terluka. Pelaku selanjutnya tewas ketika berhadapan dengan polisi.
Melansir Washington Post, insiden itu terjadi tak lama setelah jam satu siang di Constitution Avenue, sekali lagi menarik ratusan petugas polisi dan mengunci kompleks Capitol yang luas, dengan orang-orang di dalam gedung disuruh menjauh dari jendela luar, dan orang-orang di luar diperingatkan untuk “mencari perlindungan.”
Menurut kepolisian Capitol AS, pelaku dikenali sebagai Noah Green yang berumur 25 tahun keluar dari mobilnya dengan membawa pisau dan menerjang para petugas.
“Petugas Kepolisian Capitol AS menembaki dia. Saat ini, tersangka telah dinyatakan meninggal,” kata penjabat Kepala Polisi Capitol AS Yogananda Pittman seperti yang dikutip Kempalan dari Voice of America. Hingga sekarang polisi masih mencari motif dari pelaku.
Polisi mengidentifikasi petugas yang meninggal itu sebagai William “Billy” Evans. Dia adalah anggota unit penanggap pertama dan veteran 18 tahun di Kepolisian Capitol.
“Jill dan saya sangat sedih mengetahui serangan kekerasan di pos pemeriksaan keamanan di halaman Capitol AS, yang menewaskan Petugas William Evans dari Kepolisian Capitol AS, dan meninggalkan seorang rekan perwira yang berjuang untuk hidupnya,” kata Presiden Joe Biden dalam sebuah pernyataan Jumat sore.
Biden, yang diberi pengarahan tentang serangan itu, menghabiskan akhir pekan Paskah di Camp David. Dia memerintahkan pengibaran bendera di Gedung Putih dengan setengah tiang.
“Hari ini, hati Amerika telah hancur oleh kematian tragis dan heroik salah satu pahlawan Kepolisian Capitol kami: Petugas William Evans,” kata Ketua DPR Nancy Pelosi dalam sebuah pernyataan.
Dalam cuitannya hari Jumat, Pemimpin Minoritas Senat Mitch McConnell berkata, “Berdoa untuk petugas Kepolisian Capitol Amerika Serikat yang diserang di Capitol. Kami masih mempelajari apa yang terjadi. Berterima kasih kepada semua USCP dan responden pertama yang ada di tempat kejadian.”
Robert Contee, pejabat ketua departemen kepolisian Washington menyatakan bahwa serangan itu tidak berhubungan dengan terorisme, tapi kepolisian akan terus melakukan penyelidikan.
Polisi Washington, bersama dengan bantuan dari Kantor Wilayah FBI di Washington, akan mengambil alih penyelidikan atas serangan itu.
Pihak berwenang mencabut lockdown sekitar pukul 15:15, meskipun sebagian Constitution Avenue dan jalan-jalan lain tetap ditutup.
Sebuah sedan biru tetap berada di lokasi kejadian, dengan lampu belakang berkedip dan bagasi terbuka, dikelilingi pita tempat kejadian perkara. (VoA/Washington Post, reza m hikam)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi