Kamis, 12 Februari 2026, pukul : 11:10 WIB
Surabaya
--°C

Implementasi Teknologi sebagai Upaya Revolusi Pertanian untuk Hadapi Perubahan Iklim

KEMPALAN: AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, ketua DPD RI, menginisiasi agar revolusi pertanian dengan pemanfaatan teknologi harus harus dioptimalkan. Hal ini berangkat dari kondisi perubahan iklim yang signifikan melanda beberapa daerah di Indonesia. Sehingga keadaan cuaca yang tidak menentu berdampak pada hasil panen berbagai komoditas pertanian.

“Mari kita mulai revolusi pertanian dengan mengevaluasi gagal panen yang disebabkan oleh perubahan iklim,” ungkap AA LaNyalla dalam keterangan resminya pada Selasa (9/3).

AA LaNyalla menyarankan agar ada evaluasi yang intens mengenai model pertanian yang selama ini diterapkan di Indonesia. Ia juga menekankan bahwa teknologi harus menjadi mekanisme solutif dalam menghadapi perubahan iklim.

“Kita bisa bekerja sama dengan negara-negara yang lebih maju di bidang pertanian yang sudah mampu mengembangkan revolusi pertanian, sehingga ketergantungan kepada alam akan berkurang,” ujar ketua DPD RI ini.

Pria yang menjadi alumnus Universitas Brawijaya ini, mendorong agar ada pemetaan kembali terkait tanaman pertanian dan penyesuaian pola tanaman untuk mengoptimalkan pemenuhan pangan. Ia melihat bahwa ada gangguan cuaca yang mengakibatkan curah hujan tinggi, angina kencang, dan lain sebagainya. Kondisi yang tidak menentu ini, berdampak pada produktivitas tanaman pangan yang sangat rentan terhadap cuaca.

Selama ini model pertanian di Indonesia masih bergantung kepada alam. Sehingga sangat rentan mengalami kerawanan pangan yang disebabkan oleh gangguan cuaca, seperti di Yogyakarta. Persoalan gagal panen sering dialami, namun hingga saat ini ada jalan keluar untuk menekan gagal panen yang berkaitan dengan cuaca. Oleh karena itu, ia berharap agar revolusi pertanian menggunakan teknologi sebagai solusi alternatif untuk keluar dari persoalan ini. (Rafi Aufa Mawardi)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.