Tiga Film Quentin Tarantino Terbaik Sepanjang Masa Versi KEMPALAN
KEMPALAN: Quentin Tarantino merupakan salah satu sineas modern yang cukup berpengaruh terhadap perkembangan industri film. Pria yang lahir di Knoxville, Tennessee, Amerika Serikat 57 tahun silam ini memulai karirnya pada akhir 1980-an, dimana ia menulis dan menyutradarai My Best Friend’s Birthday. Lalu puncaknya pada tahun 1992, saat itu Tarantino mencuri perhatian dengan membuat film independen yang berjudul Reservoir Dogs. Film ini bahkan disebut dalam majalah Empire sebagai “Greatest Independent Film of All Time”.
Tarantino dikenal sebagai sutradara yang unik dan nyentrik dalam menyutradari film-filmnya. Film-filmnya banyak dibumbui alur cerita yang non-linear, narasi satir, hingga adegan kekerasan yang mengeluarkan banyak darah namun artistik. Tarantino juga seringkali menyuguhkan dialog-dialog dengan diksi unik serta menampilkan tokoh utama lebih dari satu (ensemble cast). Soundtrack lagu dan musik tahun 1960-an hingga 1980-an adalah ciri khas Tarantino yang disematkan dalam film-filmnya.
Nah, kalian udah nonton film Quentin Tarantino yang mana aja nih?. Yuk disimak tiga film terbaik karya Quentin Tarantino versi KEMPALAN.
1. Pulp Fiction (1994)

Pulp Fiction adalah mahakarya dari Quentin Tarantino yang sensasional di pertengahan tahun 90-an. Pulp Fiction dianggap menjadi pioneer dalam model pendekatan cerita yang non-linear. Acap kali sebuah cerita biasanya dibagi dalam awal, tengah, dan akhir, namun tidak dengan Pulp Fiction yang terdapat tiga cerita terpisah yang tidak punya keterkaitan satu dan lainnya. Film ini juga banyak menampilkan dialog-dialog dengan diksi yang unik, satir, dan lucu. Lalu film Pulp Fiction juga banyak menangkat tema pop culture yang memang merebak pada pertengahan tahun 90-an. Pulp Fiction juga memiliki komposisi aktor dan aktirs yang bertabur bintang, ada John Travolta, Samuel L Jackson, Uma Thurman, Bruce Willis, dan lain-lain. Di situs IMDB, Pulp Fiction mendapatkan rating 8,9/10.
2. Django Unchained (2012)

Kali ini Tarantino ingin mengangkat film dengan tema western yang dibumbui permasalahan rasisme di Amerika. Film yang dirilis 2012 silam ini menduetkan aktor Jamie Foxx sebagai Django dan Christoph Waltz sebagai Dr. King Schultz. Film ini juga menghadirkan Leonardo Dicaprio sebagai sosok antagonis bernama Calvin Candie. Berkat alur cerita yang linear, dialog sarkasme, serta akting yang cukup kuat, film ini dianugerahi Best Supporting Actor Oscar 2013 untuk Christoph Waltz dan Best Original Screenplay Oscar 2013 untuk Quentin Tarantino. Di situs IMDB, film Django Unchained diberikan rating 8.4/10.
3. Inglourious Basterds (2009)

Dalam film Inglourious Basterds yang dirilis tahun 2009, Tarantino seakan ingin mencurahkan imajinasinya mengenai peristiwa kelam di Perang Dunia kedua. Film ini memakai konsep what if, bagaimana jika kelompok Yahudi melakukan balas dendam yang tersistematis kepada Nazi. Tentunya premis tersebut sangat menarik dan imajiner, ditambah unsur-unsur kekerasan yang sadis namun artistik menghiasi 153 menit durasi film. Akting memukau dari Christoph Waltz, Brad Pitt, Eli Roth, Diane Kruger, dan Melanie Laurent seakan menjelaskan bahwa film ini sangat kuat secara karakter. Bahkan dalam film ini, Christoph Waltz berbicara menggunakan tiga bahasa, yakni bahasa Inggris, bahasa jerman, dan bahasa Prancis. Atas hal itu, ia dianugerahi Best Supporting Actor Oscar 2010 untuk pertama kalinya. Overall, film ini menyajikan jalan cerita dan tensi yang rapat, adegan kekerasan yang berdarah-darah namun artistik, serta akting yang kuat dari para aktor dan aktris. Di situs IMDB, film Inglourious Basterds mendapatkan rating 8.3/10. (rafi aufa mawardi)
