Jumat, 26 Juni 2026, pukul : 07:44 WIB
Surabaya
--°C

Klub Tanyakan Status Pemain, Hak dan Kewajiban

SURABAYA, KEMPALAN: Menjelang digelarnya turnamen pra-musim bertitel Piala Menpora 2021, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengadakan virtual meeting dengan klub peserta, Jumat (19/2/2021) malam.

Dalam rapat ini PT LIB membeberkan
sejumlah rancangan. Khususnya mengenai hak dan kewajiban klub saat mengikuti turnamen.

Namun, para peserta menyoroti soal status pemain. Semua klub kompak menanyakan status pemain. Misalnya, apakah bisa menggunakan seluruh pemain yang ada.

Menanggapi hal tersebut Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno mengatakan bahwa terkait keringanan status pemain nanti bisa menggunakan pemain lokal, pemain asing atau pemain U-20.

“Harapannya turnamen ini nantinya bisa lebih semarak,” kata Sudjarno.

Soal hak dan kewajiban, klub juga meminta penjelasan rinci. Tapi, PT LIB mengklaim akan mengirimkan rincian tersebut dalam surat undangan resmi ke klub yang akan diedarkan.

“Kami akan kirim surat invitasi keikutsertaan klub. Di situ, kami akan menyebutkan hak dan kewajiban,” jelas Sudjarno.

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa nantinya hal itu akan dibahas lagi untuk penyempurnaan. “Termasuk bagaimana match fee-nya, kampanye-kampanye tidak ada nobar, maupun protokol kesehatan dan lain-lain,” tuturnya.

BACA JUGA  Kenneth Henson Sutianto Menangi “Perang Bintang” dalam IJG Premier League 5

PSMS-Sriwijaya FC Mundur

Tidak kalah pentingnya, dalam rapat virtual tersebut juga memutuskan bahwa turnamen pra-musim Piala Menpora 2021 hanya diikuti 18 klub Liga 1. Dua klub Liga 2 yang tadinya diundang sebagai peserta, yakni PSMS Medan dan Sriwijaya FC, mengundurkan diri.

Mundurnya PSMS dan Sriwijaya FC ini disampaikan oleh Sudjarno. Menurutnya,
keputusan ini diambil setelah PT LIB melakukan rapat virtual bersama 18 tim Liga 1.

Dia menegaskan, hasil pertemuan PT LIB dengan para klub Liga 1 dan PSSI yang dilakukan Jumat malam, turnamen Piala Menpora 2021 dikhususkan untuk Liga 1.

“Dua klub Liga 2 itu keputusan rapat PSSI dan PT LIB dengan 18 klub semalam,” tegasnya.

Namun, Sudjarno menjamin bahwa klub Liga 2 nantinya akan dibuatkan turnamen serupa.

Soal tempat pertandingan juga dibahas. Dalam rapat
disebut adalah Bandung, Sleman, Solo, dan Malang. Semua tim tuan rumah tidak main di kandangnya sendiri. Misalnya Arema tidak main di Malang, Persib tidak main di Bandung. Mereka akan ditempatkan di grup lain.

BACA JUGA  Unesa Gagas Lidah Wetan Bugar: Intervensi Sains Olahraga di Tengah Krisis Obesitas dan Kerawanan Sosial

Dijelaskan pula bahwa PSSI dan PT LIB menjadikan Piala Menpora sebagai gambaran bergulirnya kompetisi musim 2021. Ajang ini akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penyelenggaraan Piala Menpora, bakal memengaruhi izin dari Kepolisian Republik Indonesia untuk kompetisi musim 2021. Karena itu, seluruh pihak yang ambil bagian wajib mengikuti ketentuan.

Satu di antaranya penonton tidak boleh datang ke stadion. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang masih luas di tanah air.

Bila sampai ada yang melanggar, kepolisian bisa langsung mencabut izin Piala Menpora. Oleh karenanya, PSSI dan PT LIB meminta suporter untuk mendukung dari rumah dengan nonton televisi dan tidak nonton bareng.

Terkait detail Piala Menpora, seperti jadwal dan lain-lainnya, masih akan digodok oleh PSSI bersama PT LIB. “Dalam waktu dekat hasilnya akan kita umumkan kepada publik,” kata Sudjarno. (*)

Peliput: Dwi Arifin

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.