Kecelakaan Sriwijaya, Investigasi KNKT Difokuskan pada Sistem Autothrottle
JAKARTA-KEMPALAN: Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengatakan penyelidikan terhadap Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh bulan lalu akan fokus pada sistem autothrottle pesawat.
Penyelidikan awal menunjukkan bahwa sistem, yang mengontrol tenaga mesin secara otomatis, mungkin tidak berfungsi.
Dalam konferensi pers untuk mengumumkan laporan pendahuluannya, kepala penerbangan komite tersebut Nurcahyo Utomo mengatakan kedua autothrottle pesawat tersebut menunjukkan anomali.
“Untuk yang kiri mundur terlalu jauh, sedangkan yang kanan tidak bergerak, jadi macet. Kami tidak tahu mana yang patah, yang kiri atau yang kanan,” tambahnya.
Utomo menambahkan bahwa penyelidikan akan fokus pada sistem autothrottle pesawat dan komponen terkait yang dipasang di pesawat, catatan perawatan pesawat serta kemungkinan faktor manusia yang terlibat.
Pesawat Sriwijaya Air lepas landas dari Jakarta pada 9 Januari dan sedang dalam perjalanan ke Pontianak, Kalimantan Barat ketika hilang dari layar radar hanya empat menit setelah lepas landas.
Pengatur lalu lintas udara di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta bertanya kepada pilot beberapa detik sebelum pilot menghilang mengapa dia menuju ke barat laut alih-alih jalur penerbangan yang diharapkan tetapi tidak pernah mendapat tanggapan.
Pihak berwenang menyimpulkan pesawat itu jatuh ke Laut Jawa. Seluruh 62 orang di dalam pesawat nahas itu tewas. (cna/freddy)
