Sabtu, 6 Juni 2026, pukul : 22:18 WIB
Surabaya
--°C

Indonesia Tahan Perempuan WN Inggris

JAKARTA-KEMPALAN: Indonesia menahan seorang perempuan warga negara Inggris yang diduga masuk daftar tersangka kasus teror global. Perempuan itu rencananya dideportasi karena melanggar aturan izin tinggal dan visa.

Pihak berwenang kepada kantor berita Perancis Agence France Presse mengungkapkan, Tazneen Miriam Sailar seorang kelahiran Manchester, Inggris, yang kemudian menjadi mualaf menikah dengan seorang militan Indonesia yang tewas di Syria.

Sailar dan almarhum suaminya berada dalam daftar polisi atas tersangka pendukung teror. Termasuk bersama beberapa orang asing yang terkenal dalam aksi teror di Barat. “Sailar, 47, dan anaknya WNI kelahiran Indonesia yang berusia 10 tahun ditahan di Jakarta tanpa memiliki dokumen-dokumen yang memperbolehkan dia tinggal di Indonesia,” ujar pengacaranya Farid Ghozali.

BACA JUGA  Angka Harapan Hidup di Singapura Naik Jadi 83,9 Tahun pada 2025

“Dia ditahan sementara menunggu deportasinya yang akan difasilitasi oleh kedutaan Inggris,” ujar staff imigrasi Ahmad Nursaleh. Namun, kedutaan Inggris menolak untuk berkomentar dan tidak menjelaskan kapan Sailar akan dideportasi.

Kepolisian tidak menjelaskan mengapa Sailar disebut bersama 400 tersangka teroris lain, termasuk suaminya. Suami Sailar tewas di Syria tahun 2015.

Pernikahan pasangan itu pada tahun 2010 diresmikan oleh Abu Bakar Bashir, yang dipandang sebagai pemimpin spiritual Jemaah Islamiyah (JI).

Sailar tiba di Indonesia tahun 2005 sebagai relawan medis bagi sebuah yayasan kemanusiaan Kristen yang bergerak di bidang bantuan bencana alam. (AFP/cna/freddy)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.