Kamis, 7 Mei 2026, pukul : 23:33 WIB
Surabaya
--°C

Jenderal M dan Para Kandidat Capres 2024

KEMPALAN: Pelajaran hari ini mengenai Pilpres 2024 yang sebetulnya masih jauh, namun ributnya sudah dimulai. Saya pernah menulis bahwa Anies Baswedan adalah tokoh yang sangat potensial dari kalangan yang lebih muda. Selain muda, pintar, berpengalaman di birokrasi (sebagai rektor perguruan tinggi, pendiri Indonesia Mengajar, menteri pendidikan, gubernur DKI), dia juga dari kalangan muslim, mayoritas di negeri ini. Tampaknya dia akan menjadi kandidat unggulan, bila digunakan ukuran-ukuran yang objektif, dan bila tepat memilih partai pengusung.

Bisa saja AB diganjal dengan berbagai cara. Ada sindiran beredar di medos bahwa “Jakarta alami kekeringan”. Mengapa? Karena tidak banjir. Tidak banjir kan bahasa positif. Bahasa negatifnya “Jakarta kekeringan”. Agar Jakarta banjir, sampai ada yang tega memotong kabel listrik pompa air agar tidak berfungsi.

Ribut-ribut Jenderal M yang ditengarai hendak melakukan kudeta Partai Demokrat juga menimbulkan pertanyaan awam: “Masak jenderal tua itu mau nyapres? Memang akan ada yang nyoblos? Bukankah dia sudah tua? Kaum milenial tidak mengenalnya.” Nah, jangan salah. Yang mau nyapres mungkin bukan sang jenderal. Mungkin Mbak Puan, yang di beberapa kesempatan sudah pakai jilbab. Jendral M hanya menjadi barikade pembuka jalan, menyingkirkan yang sekiranya akan menghalang.

Tak bisa dipungkiri, selain AB, Puan Maharani juga kandidat kuat capres 2024. Muda, rekam jejak politiknya cukup valid, jaringan dan dukungan yang kuat, partainya terbesar. Sangat potensial. Bila tidak selevel AB (yang nyaris sempurna persayaratannya sebagai presiden –termasuk fasih berbahasa Inggris, yang perlu untuk hubungan luar negeri), setidaknya Puan dapat disejajarkan dengan AHY.

Nah, AHY inilah yang kelihatannya juga sedang dihadang agar tidak melaju kelak di tahun 2024. Langkah pertama tentu dengan mengkudetanya, melengserkannya dari jabatan ketua partai.

Nama-nama yang kusebutkan di atas adalah nama yang menurutku memiliki elektabilitas tinggi bila mereka nyapres 2024: AB, PM, AHY. Merekalah generasi penerus para pemimpin bangsa. Tinggal kita saja, rakyat Indonesia, pintar-pintar memilih pemimpin. Pemimpinmu adalah cerminan dirimu.
Nama lain yg menarik dan populer adalah GN dan SU. Namun, mereka lebih memungkinkan pada posisi RI2, bukan RI1.

Oooppss ada satu lagi tokoh yang bisa jadi kuda hitam. Bukan orang partai, tapi memiliki jaringan yang luar biasa bagus, yang sudah dirintisnya secara diam-diam dengan menjadi Mendagri dan memastikan mayoritas kepala daerah di Indonesia adalah mantan polisi alias mantan anak buahnya. Dialah Jendral Tito Karnavian. (*)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.