Selasa, 19 Mei 2026, pukul : 13:45 WIB
Surabaya
--°C

Palestine: Liberte, Fraternite, Detruire

Oleh: M Rizal Fadillah

PALESTINA KEMPALAN: Hampir 16 bulan perang Gaza Israel-Hamas berlangsung tidak ada tanda-tanda Hamas kalah atau menyerah. Serangan kejutan 7 Oktober 2023 membuat Israel hancur moral. Bantuan Amerika tidak menolong. Ratusan trilyun digelontorkan hanya jadi bahan tertawaan mujahid Gaza. Daya tahan adalah bentuk kemenangan.

Berbeda dengan perang 6 hari Israel-Arab tahun 1967 dan 16 hari perang Yom Kipur tahun 1973 yang berujung pada kekalahan koalisi Arab, maka perang Israel-Hamas di luar dugaan ternyata Hamas Gaza tidak bisa dikalahkan. Gencatan senjata akhirnya dibuat setelah Israel  Besar Amerika Serikat di “bombardir” balls of fire, kebakaran dahsyat di Los Angeles California.

Dalam beberapa hari kerugian Amerika sepuluh kali lipat bantuan dana ke Israel, 15.000 rumah mewah hangus, 160.000 warga dievakuasi, dan 40.000 hektar area telah terbakar. Artis-artis Hollywood seperti Paris Hilton, Mandy Moore, Whopy Goldberg, Mel Gibson, Steven Spielberg,  Tom Hanks, James Wood dan lainnya terpaksa menangis. Presiden Trump sendu menyebut keadaan ini seperti gempuran senjata nuklir.

Berdampak pada kelelahan perang Israel-Hamas. Israel kalah meski tidak mengakui. Netanyahu dan Gallant dihukum ICC atas crime against hummanity. Pasukan Hizbullah dan Houthi membantu menggempur Tel Aviv sekedar untuk membuat IDF Israel frustrasi. Oktober 2023 Israel terkejut dan Januari 2025 Israel masih terkejut.

Palestina sudah semestinya merdeka dan menjadi negara berdaulat, dunia berada di pihaknya. Slogan “Free Palestine” terus menggelora, begitu juga dengan “birruh biddam nafdiika yaa aqsho”. Mei 2024 Palestina mendapat kursi setara anggota dalam Sidang Majelis Umum PBB. Secara bertahap Palestina bergerak menuju kebebasan “Liberte”.

Putusan keanggotaan Palestina PBB didukung 143 anggota dan ini mayoritas. Menunjukkan persaudaraan dan perhatian serius atas penderitaan warga Palestina. Persaudaraan Indonesia-Palestina juga erat. Pemimpin bangsa sejak masa Soekarno sudah sangat  mendukung kemerdekaan Palestina. Persaudaraan “Fraternite” adalah tonggak dari kekuatan.

Penghukuman ICC atas Netanyahu dan Yoav Gallant mengingatkan Israel memang negara biadab yang tak pantas eksis di muka bumi. Gerakan penghancuran Israel berbasis moral, politik, dan perdamaian. “Detruire” menghancurkan Israel adalah missi mulia. Penjajahan harus dihapuskan. “Go to hell IsraHell” menjadi slogan dan aspirasi dari dunia yang beradab.

“Liberte, Fraternite, Detruire” layak menjadi penyemangat perjuangan bangsa Palestina untuk meraih kemerdekaan. Israel harus dikalahkan dan dikucilkan. Israel adalah kumpulan makhluk yang bukan manusia. Mereka itu sejenis binatang buas yang selalu haus dan lapar.

Bangsa Indonesia wajib memperkuat persaudaraan sesama negara yang peduli akan  kemerdekaan dan kebebasan, berkeyakinan bahwa pasukan dan tentara Allah itu yang akan menang, serta meningkatkan militansi melawan kebiadaban Zionis Israel di manapun berada.
Liberte, Fraternite, Detruire ! (MRF)

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Bandung, 31 Januari 2025

Editor: Nur Izzati Anwar (Izzat)

Tukar Pikiran, FKKS SMAN-SMKN Surabaya Berkunjung ke PWI Jatim

SURABAYA-KEMPALAN: Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) SMAN-SMKN se Surabaya melakukan kunjungan di kantor PWI Jatim Jalan Taman Apsari 15-17 Surabaya, Kamis (30/1).

Rombongan FKKS yang anggotanya para ketua komite  ini dipimpin Supriadi dan diterima Sekertaris PWI Jatim Eko Pamuji bersama Wakil Ketua PWI Sokip dan Bendahara Heri Sunaryo.

Selain bersilaturahmi, tujuan para ketua komite SMAN dan SMKN untuk bertukar pikiran dan mencari solusi  atas permasalahan yang sering terjadi di sekolah masing-masing.

Yang  menarik dari para ketua komite, rata-rata mereka mengeluhkan adanya oknum wartawan maupun oknum LSM yang mencari-cari kesalahan dan cenderung mendiskritkan pihak sekolah. Jika tidak dilayani, oknum-oknum tersebut ‘main ancam’.

Dikatakan Supriadi, jelang kelulusan dan penerimaan peserta didik baru, kondisi sekolah sering kedatangan wartawan yang kadang membuat resah para kepala sekolah dan terkesan mengganggu konsentrasi belajar mengajar di sekolah.

“Ada beberapa oknum wartawan yang datang dengan memaksa untuk ditemui di saat jam sibuk, bahkan mengangkat permasalahan yang terasa menyudutkan sekolah,” ujar Supriadi.

“Kami mendapat masukan, ada kepala sekolah sering tertekan adanya oknum wartawan yang datang untuk klarifikasi berita dan selalu bersifat pemberitaan negatif,” ujarnya.

Sekertaris PWI Jatim Eko Pamuji mengatakan, profesi wartawan sangat mulia. Jika ada  yang mengaku wartawan, tetapi prilakunya tidak profesional, berarti bukan wartawan. Wartawan, kata Eko Pamuji selalu menjaga etika dan beradap.

“Tugas wartawan mencari berita, bukan cari yang lain-lain,” ujar Eko Pamuji yang juga dosen di UNESA ini.

Sementara, Sokip menambahkan, apa yang dilakukan FKKS bersilaturahmi di PWI Jatim ini sebagai upaya menambah wawasan sehingga tahu, mana wartawan yang menjalankan tugas-tugas jurnalistik, dan mana wartawan yang hanya ‘mencari-cari’.

“Semoga silaturahmi ini semakin mendekatkan antara FKKS dan PWI Jatim, sehingga berbagai persoalan tentang dunia pers bisa diketahui oleh teman-teman komite,” ujar Sokip yang juga Komite di SMAN 12 Surabaya ini.

Dari hasil perbincangan antara FKKS dan PWI Jatim ini menghasilkan kesepakatan bersama, lalu ditandatangani oleh Ketua FKKS  Supriadi dan Ketua PWI Jatim Lutfill Hakim.

Adapun isi dari kesepakatan  tersebut di antaranya, menjalin kerjasama dalam bidang informasi dan komunikasi, serta peliputan berita kegiatan SMAN ataupun SMKN di Surabaya.(Dwi Arifin)

Pengembangan Kota Lama hingga Ekraf Jadi Fokus Pemkot Surabaya di 2025

Kawasan Kota Lama Surabaya yang akan terus dikembangkan.

SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya telah menyiapkan sejumlah program strategis dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi pada tahun 2025. Fokus utamanya akan mencakup pengembangan kawasan Kota Lama, Kampung Tematik, serta Ekonomi Kreatif (Ekraf) di setiap kecamatan se-Kota Surabaya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya Irvan Wahyudradjad mengungkapkan bahwa pengembangan pariwisata akan difokuskan pada beberapa kawasan dan konsep wisata yang terintegrasi.

“Salah satu program utama adalah lanjutan pengembangan Kawasan Kota Lama Surabaya dengan menghubungkan aktivitas di empat kawasan bersejarah, yakni Eropa, Arab, Pecinan, dan Melayu,” kata Irvan Wahyudrajad, Kamis (30/1).

Selain itu, Irvan menerangkan bahwa Pemkot Surabaya juga akan mengembangkan Kampung Tematik di berbagai wilayah dengan konsep wisata dan edukasi. Dimana saat ini terdapat 44 kampung tematik di Kota Surabaya dengan konsep yang mengedepankan keunggulan, pariwisata dan ekologi.

“Kampung Tematik ini tidak hanya akan menjadi destinasi wisata, tetapi juga menjadi wadah bagi UMKM lokal untuk berkembang. Dengan dukungan manajemen operasional yang lebih baik, diharapkan produk UMKM dari Kampung Tematik semakin dikenal luas,” ujar Irvan.

Irvan juga menggarisbawahi pengembangan pariwisata Surabaya ke depan akan lebih menekankan pada kearifan budaya lokal. Sementara bentuk implementasinya adalah dengan konsep Desa atau Kampung Wisata.

“Jadi ada keunikan dan memberikan kesempatan kepada wisatawan mendapat pengalaman berinteraksi dengan budaya atau kebiasaan warga lokal,” tuturnya.

Selain Desa atau Kampung Wisata, Irvan menyebutkan jika Pemkot Surabaya juga akan mengembangkan Ekonomi Kreatif (Ekraf) di 31 kecamatan Surabaya. “Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) merencanakan setiap kecamatan ada pengembangan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Menurut Irvan, ekonomi kreatif akan menjadi simpul bagi para kreator di setiap kecamatan untuk menyalurkan ide-ide inovatif dan mengembangkan produk kreatif yang bernilai ekonomis.

“Simpul kreatif ini diharapkan dapat membangun dan meningkatkan kegiatan bagi para pelaku ekonomi kreatif yang akan menghasilkan produk ekonomi kreatif yang bernilai ekonomis,” katanya.

Irvan berharap, pengembangan pariwisata ini akan berdampak langsung pada peningkatan perekonomian, khususnya bagi pelaku UMKM. Ia optimistis keberadaan destinasi wisata baru akan membuka lebih banyak peluang bagi UMKM untuk berusaha di lokasi-lokasi strategis.

“Dari ketiga fokus utama pengembangan pariwisata di Kota Surabaya tahun 2025, secara langsung memberikan ruang UMKM untuk bisa berusaha di tempat wisata melalui wadah pengembangan ekonomi kreatif,” harapnya.

Tidak hanya itu, diversifikasi atau keragaman wisata seperti pengembangan MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) serta Medical Tourism dan sebagainya, juga tak luput menjadi perhatian Pemkot Surabaya pada tahun 2025. Hal ini mengingat peran Kota Surabaya sebagai Superhub Megapolitan.

Di samping itu, di tahun 2025, Pemkot Surabaya juga berupaya meningkatkan kualitas hidup warga melalui pengembangan ruang publik yang lebih menarik dan ramah wisatawan. Beberapa proyek yang akan dikembangkan di antaranya Taman Harmoni serta Pesona Laser Air Mancur Jembatan Suroboyo.

“Pengembangan tempat wisata ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisata dan perekonomian UMKM,” imbuh Irvan.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan bahwa selain infrastruktur, pada tahun 2025 pemkot akan mengembangkan tempat-tempat wisata. Langkah ini diharapkan dapat menarik wisatawan untuk datang ke Surabaya dengan banyak pilihan destinasi wisata.

“Sehingga bisa menggerakkan UMKM. Contoh seperti saat membuka Pesona Laser Air Mancur di Kenjeran itu juga menggerakkan UMKM. Insyaallah nanti Taman Harmoni tahun 2025, banyak tempat wisata baru yang kita hadirkan,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

Takziah ke Rumah Duka 4 Siswa SMPN 7 Mojokerto, Ini yang Dilakukan Pj.Gubernur Adhy

MOJOKERTO-KEMPALAN: Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono takziah ke masing-masing rumah duka empat pelajar SMP Negeri 7 Kota Mojokerto yang meninggal terseret ombak Pantai Drini, Kabupaten Gunungkidul, Kamis (30/1).

Mereka yang meninggal adalah Malven Yusuf Adh Dhuqa (13), Alfian Aditya Pratama (13), serta Rifky Yoeda Pratama (13) yang merupakan warga Kota Mojokerto, serta Bayhaki Faqtyansah (13), yang merupakan warga Kabupaten Mojokerto.

Didampingi Pj. Walikota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah (PD) Provinsi Jatim terkait, Pj. Gubernur Adhy secara langsung menyampaikan duka cita kepada orangtua dan keluarga korban.

“Pertama-tama, kami atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur ikut prihatin dan turut berduka cita atas musibah ini. Semoga almarhum diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.

Adhy juga berkesempatan mengikuti dzikir dan tahlil untuk mendoakan para korban. Selain dukungan moril, ia juga menyerahkan santunan berupa uang tunai sebesar Rp10 juta untuk masing-masing korban, paket sembako, serta tambahan Rp5 juta dari DPRD Jawa Timur.

Terkait tragedi ini, Adhy akan melakukan evaluasi terhadap program-program seperti _study tour_, maupun karyawisata atau _outing class_. Adapun hal yang menjadi perhatian ialah destinasi yang dituju harus dipastikan keamanannya, terlebih kegiatan _outing class_ ini dilakukan di musim penghujan.

“Pertama, kita pastikan destinasi yang akan dituju betul-betul aman. Apalagi pada musim rawan bencana hidrometeorologi seperti ini yang punya potensi sangat besar, termasuk gelombang tinggi. Sehingga yang harus dilakukan adalah menghindari tempat-tempat wisata yang berisiko hidrometeorologi yang tinggi,” jelas dia.

Menurut Adhy, program karyawisata sebenarnya baik untuk perkembangan dan pendidikan siswa-siswi. Meski begitu, keamanan dan keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama.

“Kedua, tentu terkait dengan keamanannya. Bagaimana anak-anak bisa bermain dengan aman di tempat yang memang ada pendampingnya,” tegas Adhy.

“Harus benar-benar terjadwal dengan kondusif termasuk memperhatikan waktu istirahat siswa. Setiap sekolah tentunya harus memperhatikan keselamatan dan keamanan dari sebuah perjalanan,” imbuh dia.

Evaluasi program ini, lanjut Adhy, bukan hanya berlaku di Mojokerto saja, namun juga untuk seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Diharapkan, ke depan karyawisata seperti ini akan lebih aman dari segi pengawasan, pendampingan, dan pemilihan destinasi.

“Tentunya kami minta semua baik Dinas Pendidikan maupun kepala sekolah bisa memperhatikan ini. Termasuk penggunaan kendaraan harus diperhatikan kelayakannya, jangan hanya karena harga murah,” pungkas Adhy.

Sebagai informasi, sebanyak 13 siswa SMPN 7 Kota Mojokerto terseret ombak di Pantai Drini, Kabupaten Gunungkidul, D.I.Yogyakarta saat mengikuti program _outing class_ Selasa (28/1). Sebanyak sembilan orang berhasil diselamatkan, sedangkan tiga orang lainnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia Selasa (28/1). Satu korban terakhir ditemukan juga meninggal dunia, Rabu (29/1). (Dwi Arifin)

Bencana Tanah Bergerak di Pasuruan, 47 Rumah Rusak, 176 Orang Diungsikan

Pj.Gubernur Jatim Adhy Karyono didampingi Pj. Bupati Pasuruan Nurkholis saat mengunjungi pos pengungsian di SD Negeri 2 Cowek.

PASURUAN-KEMPALAN: Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono gerak cepat meninjau bencana tanah bergerak di Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/1).

Fenomena tanah gerak ini mulai dirasakan warga sejak Selasa (28/1) dan masih terus berlanjut hingga Kamis (30/1) pagi. Hal ini menyebabkan banyak rumah warga retak-retak dan sebanyak 47 kepala keluarga dengan total 176 orang diungsikan.

Setibanya di lokasi, Pj. Gubernur Adhy didampingi Pj. Bupati Pasuruan Nurkholis dan Kepala Perangkat Daerah (PD) Pemprov Jatim terkait melihat kondisi salah satu rumah warga terdampak. Tampak lantai, tembok, dan atapnya retak berat. Rumah tersebut merupakan satu dari 47 rumah yang mengalami kerusakan dengan 16 di antaranya rusak parah.

Setelahnya, Adhy juga mengunjungi pos pengungsian di SD Negeri 2 Cowek. Di sana, ia menyapa para warga untuk memberikan dukungan moril. Ia juga menyalurkan bantuan berupa sembako serta kebutuhan rumah tangga lain yang di antaranya adalah minyak telon, popok, botol susu, maupun pasta gigi.

Salah satu rumah warga yang temboknya retak akibat bencana tanah bergerak di Kecamatam Puwodadi, Kabupaten Pasuruan.

“Saya datang untuk melihat langsung bagaimana kondisi di sini. Sambil menunggu rekomendasi para ahli tentang fenomena tanah bergerak, saya minta agar kebutuhan dasar para pengungsi harus dipenuhi. Kami juga meminta warga senantiasa bersabar dan terus waspada akan bencana susulan,” kata Adhy.

Sementara terkait bencana,  Pj. Gubernur Adhy menjelaskan, pola pergerakan tanah masih terus dipantau. Namun untuk saat ini, masyarakat perlu menyadari besarnya risiko yang berpotensi timbul dari tanah bergerak ini.

“Untuk sementara diungsikan dulu sambil kita tugaskan Dinas PU Cipta Karya Jatim bekerjasama dengan ahli geologi ITS untuk memetakan dan menganalisis fenomena ini. Apakah permanen terus bergerak atau tidak. Jadi rekomendasinya kita tunggu. Apakah ini masih layak untuk ditinggali atau ditinggalkan,” jelas dia.

“Kalau nanti keputusannya harus ditinggalkan, maka solusinya adalah relokasi atau pindah lahan ke kawasan aman yang memang bebas dari bencana. Kemudian akan kita bangun rumah sesuai dengan kebutuhan dan juga sesuai aturan serta kemampuan dari provinsi dan kabupaten/kota,” pungkas Adhy. (Dwi Arifin)

Potensi Cuaca Ekstrem, Satpolairud Polresta Sidoarjo Patroli Temui Nelayan

SIDOARJO-KEMPALAN: BMKG Juanda Sidoarjo mengeluarkan peringatan waspadai potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur yang dapat
mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi (hujan lebat, banjir, banjir bandang, tanah
longsor, angin kencang, puting beliung, serta hujan es) pada periode 27 Januari 2025 – 5 Februari 2025.

Sebab itu masyarakat diminta untuk mengantisipasi terjadinya potensi cuaca ekstrem di tengah menjalankan aktifitasnya. Seperti peringatan bagi aktifitas para nelayan di wilayah pesisir Kabupaten Sidoarjo.

Peduli akan keselamatan masyarakat dan nelayan, Satuan Polairud Polresta Sidoarjo pada Kamis (30/1/2025) siang, memasifkan patroli di wilayah pesisir. Di dermaga Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati misalnya, polisi memberikan sejumlah himbauan potensi terjadinya cuaca ekstrem.

Kasat Polairud Polresta Sidoarjo Kompol Ludwi Yarsa Pramono mengatakan, bahwa pihaknya telah berkordinasi dengan BMKG Juanda terkait potensi cuaca ekstrem dan kemungkinan adanya gelombang tinggi air laut.

Bahwa saat ini wilayah Jawa Timur berada di musim hujan dan sebagian besar wilayah sudah
memasuki puncak musim hujan. Adanya fenomena MJO dan gelombang atmosfer Rossby yang
diprakirakan melintasi Jawa Timur mengakibatkan peningkatan pertumbuhan awan-awan
penghujan di wilayah Jawa Timur.

“Kami berpatroli di dermaga yang ada di wilayah Sidoarjo, untuk menghimbau para nelayan menunda aktifitas melaut demi faktor keselamatan diri antisipasi terjadinya cuaca ekstrem dan gelombang laut yang tinggi,” ujarnya.

Polisi mengimbau juga agar masyarakat dan nelayan untuk mengikuti perkembangan cuaca ekstrem yang dapat berubah sewaktu-waktu. “Jika ada potensi angin kencang, hujan deras maupun gelombang laut tinggi untuk dipertimbangkan hindari aktifitas di tepi laut atau bahkan sampai melaut,” lanjutnya. (Muhammad Tanreha)

Polsek Balongbendo Serahkan Pupuk untuk Tanaman Jagung ke Masyarakat

SIDOARJO-KEMPALAN: Kapolsek Balongbendo AKP Sugeng Sulistiyono bersama anggota dan Bhabinkamtibmas Desa Bakungtemenggungan menyerahkan pupuk kepada kelompok tani setempat, Kamis (30/1/2025).

Penyerahan pupuk ini bertujuan untuk menyuburkan dan membasmi hama dari bibit jagung yang sudah ditanam di lahan produktif di Desa Bakungtemenggungan, Kecamatan Balongbendo. Sehingga harapannya hasil panennya nanti dapat maksimal.

“Penyerahan pupuk penyubur dan pembasmi hama bagi tanaman jagung yang sudah berusia 14 hari dan 40 hari ini sangat penting, agar hasil panen petani dapat optimal,” ujar Kapolsek Balongbendo AKP Sugeng Sulistiyono.

Ia menambahkan bahwa pihak Polsek Balongbendo bersama stake holder terkait terus memberikan pendampingan kepada warga, motivasi dan dukungan penuh terkait pelaksanaan program ketahanan pangan secara nasional. Sehingga saat panen nanti masyarakat dapat merasakan manfaat besar dari upaya swasembada pangan mandiri.

Masroem, petani setempat mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas perhatian, dukungan dan bantuan dari Polri. Sehingga dapat melakukan penanaman jagung dengan penuh semangat. (Muhammad Tanreha)

Khofifah Apresiasi Pendalaman Research dan Community Service di ICORS 4th 2025, Optimistis Lahirkan Solusi Manfaat untuk Masyarakat

SURABAYA-Gubernur Jawa Timur Terpilih Khofifah Indar Parawansa membuka 4th International Conference on Research and Community Service (ICORCS) KH. Abdul Chalim University yang digelar di Islamic Center Surabaya, Rabu (29/1/2025) malam.

Dalam sambutannya Khofifah secara khusus mengapresiasi gelaran konferensi internasional karena mengangkat tema yang luar biasa yaitu The Contribution of Authority and Knowledge in the construction of Ideal Civilization for Stability of Global Societies.

“Kegiatan ini sangat spesial karena membedah dua hal penting yaitu riset dan community servcie. Ini agak langka. Karena tak banyak perguruan tinggi yang berkekuatan atau memiliki power untuk membangun riset dan community service secara berseiring. Community service biasanya dilakukan oleh government,” tegas Khofifah.

Terlebih konferensi ini menghadirkan para tokoh dengan keilmuan tinggi. Pasalnya ada empat keynote speaker yang dihadirkan dalam konferensi ini.

Mereka adalah Dr. Bassem Abdullah Obaid yang merupakan dosen dari Imam Al-Aazam University Baghdad Iraq, kemudian Prof. Dr. Muhammad Abdol Samad Al-Mehanna yang merupakan dosen Syariah Wal Qanun di Al Azhar University Mesir.

Tak hanya itu, konferensi ini juga turut dihadiri oleh Syeikh Abdul Aziz Al-Shahawi yang berupakan Imam Besar Shafi’i Schools at Al-Azhar Al-Sharif dan juga Prof. Dr. Yusri Rusyd Jabr yang merupakan Guide of The Shadhili Siddiqiya Order.

“Dengan membedah tema ini maka menunjukkan kontribusi nyata bagaimana kampus yang dipunggawai Kiai Asep Syaifuddin Chalim, berupaya memberikan solusi dari masalah yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, dalam kegiatan ini juga ditampilkan tari saman. Menurutnya memberikan referensi sekaligus pesan pada seluruh yang hadir di kegiatan tersebut tentang pentingnya membangun kehidupan yang harmoni.

“Dalam tari saman gerakan tangan yang begitu cepat selalu berseiring antara tangan yang kanan dan kiri dan tak pernah saling bertabrakan. Itulah kehidupan yang harus kita bangun. Bahwa kehidupan yang harmoni kita harus kita bangun bersama dalam profesi apa saja,” ujarnya.

Pihaknya berterima kasih pada seluruh tamu yang hadir, dan optimis kegiatan ini akan mendatangkan manfaat besar dalam keilmuan dan juga community service.

“Selamat berkonferensi. Selamat menyerap ilmu dari para tokoh luar biasa yang hari ini hadir. Semoga kegiatan ini mendatangkan manfaat barokah bagi kita semua,” ujarnya membuka ICORCS 4th KH. Abdul Chalim University.

Dalam kesempatan ini Prof. Dr. Yusri Rusyd Jabr yang merupakan Guide of The Shadhili Siddiqiya Order menyampaikan tentang pentingnya sebuah pemerintahan didukung oleh para ulama. Karena dua hal itu akan mendatangkan hasil maksimal menjadikan masyarakat yang baik dan jauh dari kemungkaran.

“Tidak diragukan lagi apabila tarbiyah dibarengi manhaj dan metode yang betul dan didukung pemerintah maka itu menjadi suatu yang diridhoi Allah karena akan bisa merubuah pandangan masyarakat dari yang maksiat menjadi makruf,” tegas Prof Dr Yusri Rusydi.

“Jikalau di Jatim ada akhlaq yang menyeleweng, tapi dengan usaha pemerintah dan ulama khususnya Kiai Asep dan Ibu Khofifah, terima kasih, bisa merubah akhlaq dari masyarakat Jawa Timur,” ujarnya.

Karena, menurutnya, peran umara dan ulama adalah satu kesatuan yang tak bisa lepas dari umat dan masyarakat. Kedua elemen ini menjadi kunci yang bisa membuka rahmat Allah dan menentukan arah jalan dari masyarakat dalam satu peradaban.

“Pemerintahan jika disertai azam, taufiq dan didukung ulama akan menumbuhkan peradaban yang tinggi akhlaq dan ilmunya sehingga menghasilkan menghormati madzab, suluq dan tasawuf yang mengantarkan kita untuk semakin cinta pada Rasulullah dan Allah. Serta senantiasa mengajak kita untuk selalu terikat pada baginda Rasulullah dan Allah SWT,” ujarnya.

Senada, Prof. Dr. Muhammad Abdol Samad Al-Mehanna yang merupakan dosen Syariah Wal Qanun di Al Azhar University Mesir juga menyampaikan bahwa politik dan agama bukanlah dua hal yang bertentang

“Kalau kita merujuk karya seorang pemikir prancis , beliau menggambarkan kekuasaan yang bersifat spiritual dan kekuasaan yang temporal. Intinya apa yang sering didiskusikan anatara agama dan politik sesungguhnya tidak ada pertentangan keduanya. Sebagaimana lahir dan batin,” ujar Prof Dr Mehanna.

“Andaikan ada orang yang meyakini bahwa terjadi perbedaan dua hal ini, agama dan politik, maka sesungguhnya keyakinan ini munculnya dari orang yang bodoh,” imbuhnya.

Sebab, ia menjelaskan, ulama dunia juga telah menjelaskan bahwa sebuah masyarakat yang ada adalah akumulasi dari individu-individu.
Jikalau individunya baik maka akan tercipta keluarga yang baik.

“Jika masyarakatnya baik maka akan terbentuk suatu umat yang berkualitas. Dan jika umat ini berkualitas maka umat ini akan bisa merubah tatanan global,” ujarnya.

Prof Dr Mehanna kemudian juga menekankan terkait tema konferensi ini yang mengulas soal masyarakat yang ideal. Ia menjelaskan penting adanya orientasi untuk melahirkan sistem masyarakat yang mengedepankan keagamaan berketuhanan.

“Bahwa kamu boleh bermadzhad syafii, hanbali, ataupun maliki tapi kamu harus mengedepankan akhlaq seperti nabi Muhammad. Pun kamu boleh memakai sorban gamis celana ataupun jas akan tetapi kamu harus mampu meneladani akhlaq dari Nabi Muhammad,” tegasnya.

“Juga kamu boleh beda berprofesi baik jadi petani dokter, aparatur pemerintah atau polisi dan dokter tapi sekali lagi jadilah orang yang punya akhlaq seperti Rasulullah,” pungkasnya.

Ia pun banyak berpesan tentang pentingnya menjaga perdamaian. Bahwa berkorban untuk orang lain sangat diutamakan demi mewujudkan damai dan menyatukan perbedaan.

Tinjau SMANOR, Wapres Gibran Janji Bantu Pembanngunan Kolam Renang dan Selam

Wapres RI Gibran Rakabuming bersama Pj.Gubernur Jatim Adhy Karyono saat meninjau SMANOR di Sidoarjo, Rabu (29/1).

SIDOARJO-KEMPALAN: Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengenalkan Sarana Prasarana, serta Fasilitas Olahraga Siswa SMAN Olahraga Sidoajo (SMANOR) kepada Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming, Rabu (29/1).

Adhy Karyono menjelaskan, SMANOR ini berada di luas area 3,2 hektar dan memiliki 15 cabang olahraga (cabor) yang diperuntukkan bagi siswa sekolah.

Di SMANOR Jatim terdapat beberapa cabor. Di antaranya Anggar, Atletik, Judo, Gulat, Karate, Pencak Silat, Taekwondo, Panjat Tebing, Sepatu Roda, Sepak Takraw, Tenis Lapangan, Tenis Meja, Selam, Renang, dan Voli Pantai.

Adhy mengatakan, jika siswa ingin masuk ke SMANOR salah satu syaratnya harus menjadi atlet terbaik minimal di tingkat kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur.

Wapres Gibran bersama Pj.Gubernur Adhy Karyono foto bersama para siswa dan jajaran pelatih SMANOR.

Adhy menyebut,  seluruh aktivitas dan kegiatan siswa SMANOR, biaya operasional latihan sepenuhnya mendapat dukungan dari APBD Jatim.

“Jadi seluruh operasional sekolah hingga fasilitas kegiatan latihan siswa merupakan APBD dari Pemprov Jatim,” jelas dia.

Setelah mendampingi Wapres meninjau beberapa cabor dan siswa berlatih, Adhy mengungkapkan bahwa Wapres Gibran mengapresiasi dan akan membantu pembangunan kolam renang dan selam dikoordinasikan dengan kementerian terkait.

Wapres juga mengapresiasi langkah dari Jawa Timur yang menyiapkan sekolah unggulan sesuai harapan dari Presiden Prabowo meskipun beberapa area latihan belum bagus seperti selam dan kolam renang.

Oleh karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan mengkoordinasikan dengan kementrian terkait seperti Kemendikdasmen, Kemenpora hingga Kemen PUPR serta menggandeng pihak swasta untuk mengganti peralatan latihan yang ada.

“Allhamdulillah Pak Wapres melihat SMANOR ini dan akan mengkoordinasikan dengan Kementrian terkait untuk mengupayakan tempat latihan Renang dan Selam,” ungkapnya.

Adhy memandang bahwa atlet atlet usia muda inilah yang sebetulnya membutuhkan pembinaan dan pihaknya akan terus fokus memberikan pelatihan.

Sepanjang tahun 2024, atlet dari SMANOR kejuaraan tingkat provinsi, nasional maupun internasional sudah memperoleh 250 medali. Dan di SMANOR inilah cikal bakal dari pembinaan atlet usia dini di Jawa Timur.

“SMANOR inilah cikal bakal pembinaan atlet usia dini,” tutupnya.

Dalam kunjungannya, Wapres Gibran mengapresiasi langkah Jawa Timur dalam mempersiapkan bibit atlet berkualitas sekaligus mempersiapkan sekolah unggulan berprestasi.

“Saya apresiasi Jawa Timur yang memiliki SMANOR dalam mempersiapkan siswa untuk menjadi atlet atlet besar kedepannya,” pungkasnya.

Di akhir, Kunjungannya Wapres Gibran menyempatkan berfoto bersama dengan jajaran siswa dan pelatih serta memberikan motivasi para siswa yang sedang berlatih. (Dwi Arifin)

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.