Rabu, 20 Mei 2026, pukul : 13:00 WIB
Surabaya
--°C

Prabowo Jangan Hanya Diam, Senator AS Turun Tangan Kawal Kasus Jokowi

WASHINGTON, DC – USA: Forum Diaspora Indonesia (FDI) yang berada di berbagai belahan dunia yang diketuai Chris Komari pada hari Selasa (29/7) waktu Amerika mendapatkan email jawaban dari Senator AS yang bernama Alex Padilla. Email tersebut tertanggal 28 Juli 2025, jam 11:01 AM PDT.

Kempalan.com mendapat kiriman foto email dari Senator Amerika Serikat tersebut melalui Sekertaris Jendral FDI (Agus Yunanto). Selain foto email, disertakan pula penjelasan mengenai jawaban dari Senator negara adidaya tersebut:

Penjelasan Sekjen FDI

Jawaban dari Senator Alex Padilla (D) dari California, atas surat yg di email oleh Pak Chris Komari – Chairman FDI, terkait polemik ijazah palsu.

1). Senator Padilla berterima kasih atas surat yang kita kirim yang memberitahukan human rights abuse and violations di Indonesia.

2). Senator Alex Padilla (D) sebagai salah seorang anggota KOMISI HUMAN RIGHTS di U.S. SENATE berkomitmen untuk mendukung negara United States of America (USA) menjadi pemimpin dunia dalam usaha mempromosikan dan melawan semua bentuk human rights abuse dan violations diseluruh dunia.

3). Senator Alex Padilla (D) menolak keinginan President Donald J. Trump untuk keluar dari Human Rights Council di PBB.

4). Terakhir, Senator Alex Padilla (D) berterima kasih sudah menulis kepada beliau dan memberikan contact number kantornya di Washington D.C untuk further discussion.

Inilah bentuk dari lobbying works.

It takes a process back and forth, hingga bisa menghasilkan significant step and action dari U.S SENATE.

At least, Senator Alex Padilla (D) sekarang sudah tahu dan mendapatkan informasi tentang human rights abuse dan violations di Indonesia.

Kita tinggal terus memberikan input dan updates human rights abuse dan violations di Indonesia secara regular hingga significant action dilakukan oleh Senator Padilla.

Biasanya action yang dilakukan oleh seorang Senator adalah mengirim surat kepada U.S. STATE DEPARTMENT, Secretary of State, Marco Rubio to look at into these human rights abuse and violations di Indonesia.

Action yang lebih significant lagi adalah bagi Senator Alex Padilla (D) untuk introducing a RESOLUTION di U.S SENATE condemning human rights abuse and violations di Indonesia, seperti yang dilakukan terhadap Muslim Uyghur di negara RRC.

Walaupun itu tidak mudah.

Chris Komari – Chairman FDI.

Disebar-luaskan oleh Agus Yunanto – Sekjen FDI.

Kasus Ijazah Palsu yang melibatkan nama Jokowi dan beberapa peneliti seperti Dr. Rismon Sianipar, Dr. Roy Suryo, Dr. Tifa serta masyarakat yang tergabung dalam TPUA sepertinya akan menjadi beban berat pemerintahan Prabowo Subianto apabila tidak ditangani secara terbuka, adil dan tidak ada indikasi keberpihakan dari institusi pemerintahan seperti POLRI kepada salah satu dari yang berperkara.

Kasus ijazah ini menjadi besar karena melibatkan salah seorang mantan presiden, apalagi belum lama ini juga ramai diperbincangkan masalah OCCRP dengan tokoh yang sama. “Sebenarnya kasus ini bisa berhenti dan tidak berkembang lebih jauh bila Jokowi mau menunjukkan Ijazahnya kepada publik”, ucap Rismon (red.)

Menjadi sorotan dunia

Selain senator AS, Eggi Sudjana (salah seorang aktivis sekaligus advokat terkenal) juga telah menyampaikan permasalahan ini ke Human Right Watch di Belanda sesuai keterangan dari dari berbagai sumber.

Rencana pidato Prabowo di PBB

Menurut beberapa sumber, Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan berpidato bersama para tokoh dunia seperti Erdogan (Presiden Turki) di PBB yang mana selama 10 tahun Jokowi tidak pernah melakukannya kecuali lewat online (ketika Covid 19).

Berkaitan dengan hal tersebut di atas, menurut analisa salah seorang jurnalis senior (Hersubeno) di dalam podcast youtube nya, dia mengatakan bisa jadi permasalahan kasus ijazah ini akan menjadi salah satu kendala dan bisa memantik sorotan pimpinan dunia apabila Prabowo sebelum hadir di PBB tidak membereskannya. Dalam perkembangan terakhir (termasuk reuni dadakan di UGM) yang dihadiri Jokowi dan beberapa orang, banyak menimbulkan pertanyaan baru di kalangan netizen dalam dan luar negeri.

Harapan masyarakat luas adalah masalah ini segera bisa diselesaikan dan prosesnya transparan, tidak ada keberpihakan dari institusi pemerintahan yang terlibat, tidak ada diskriminasi hukum dan pelanggaran HAM, dengan prinsip keadilan. (Izzat)

Editor: Nur Izzati Anwar

Persebaya Surabaya Lebih di Untungkan Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, PSIM Siap menyulitkan Persebaya

SURABAYA -KEMPALAN: Menjamu PSIM Yogyakarta di laga pembuka Super League  2025-2026 Jum’at 8 Agustu nanti sangat menguntungkan bagi Persebaya Surabaya. Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo juga akan jadi faktor penting dalam laga tersebut. Puluhan ribu Bonekmania diprediksi bakal memberikan tekanan ekstra pada tim tamu, PSIM Yogyakarta.

Dukungan suporter disebut sebagai pemain ke-12 oleh para pemain dan pelatih Persebaya Surabaya. Suasana Stadion Gelora Bung Tomo (GBT ) yang menggema selalu menjadi energi tambahan mengangkat emosi jiwa dan semangat juang para ppemain di lapangan.

Kedua tim yang sama-sama ngusung ambisi tinggi tentu akan tampil all-out . Apalagi laga tersebut juga akan di saksikan jutaan pasang mata baik melalui layar kaca maupun mereka yang datang langsung ke stadion.

Persebaya Surabaya sejatinya punya energi lebih karena bermain di kandang sendiri. Akan tetapi arek-arek green force Persebaya juga punya tekanan besar karena harus bisa memuaskan pendukung fanatik mereka. Sementara PSIM, meski sebagai tim promosi membawa semangat baru yang bisa jadi kejutan dan bisa menyulitkan Persebaya di awal musim.

Laga ini akan jadi indikator awal sejauh mana kesiapan dua tim yang sama-sama punya cerita besar di dunia sepak bola Indonesia. Kemenangan tentu menjadi modal penting untuk membangun momentum di pekan-pekan berikutnya.

Persebaya Surabaya jelas diunggulkan secara materi, pengalaman, dan dukungan suporter. Namun PSIM punya motivasi dan potensi untuk mengejutkan jika bisa bermain lepas dan disiplin.

Laga pembuka ini bukan hanya soal tiga poin, tapi juga tentang pernyataan awal siapa yang paling siap menghadapi kerasnya persaingan Super League 2025/2026. Bagi Persebaya Surabaya, tak ada pilihan selain menang di kandang; bagi PSIM, ini adalah panggung awal untuk menunjukkan mereka layak di kasta tertinggi dan tidak hanya sekedar pelengkap kompetisi Super League.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Persebaya vs PSIM Jadi Laga Kehormatan Tanda di  Mulainya Super League 2025-2026

SURABAYA -KEMPALAN: Persebaya Surabaya dan PSIM Yogjakarta sama-sama bersiap diri jelang laga pembuka Super League 2025/2026. Kedua tim tak merasa risau meski hasil uji nyali mereka belum memuaskan.

Laga kehormatan tanda di mulainya Super League 2025-2026 akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Jumat 8 Agustus 2025. Laga ini diprediksi bakal berlangsung sengit karena jadi ajang pembuktian pertaruhan mental kedua tim di awal musim kompetisi.

Bagi Persebaya Surabaya laga kandang kehormatan dari LIB selaku operator kompetisi sebagai peluang emas campur berlian untuk mebuka asa positif. Kemenangan menjadi harga mati demi memuaskan puluhan ribu Bonekmania yang siap memenuhi tribun Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Sebaliknya, PSIM datang ke Surabaya dengan nyali tinggi untuk menunjukkan mereka tak sekadar numpang lewat  atau sekedar pelengkap di Super League.

Pelatih Persebaya Surabaya Eduardo Perez berani berkoar bahwa anak asuhnya siap tampil ngeyel dan force untuk menghadapi PSIM Yogyakarta. Meski  kondisi team work belum 100% akan tetapi Perez memastikan Persebaya Surabaya akan tampil all-out saat laga berlangsung.

Peres juga mengakui PSIM Yogyakarta datang ke GBT sudah siap nyalinya. Namun Perez yakin pertandingan bakal seru dan menarik. 

 “Saya tahu PSIM Yogyakarta adalah tim promosi, tapi mereka punya semangat baru dan komposisi yang baru,” ucap Perez.

Sementara itu PSIM Yogyakarta datang ke  Surabaya dengan modal yang belum stabil. Selain masih mencari home tetap kondisi team juga belum tune in betul.

Pelatih PSIM Jean Paul Van Gastel sendiri mengakui kalau timnya belum 100% siap. Meski demikian di sisa waktu yang ada, kekurangan itu bisa di minimalisir agar bisa bersaing di kompetisi. 

“Target kami sekarang ini adalah membangun tehnik dan fisik pemain. Selain itu, secara taktikal, kami mencoba untuk kompetitif,” ujarnya singkat.

Terkait hasil uji coba yang belum memuaskan akan tetapi menghadapi laga pembuka versus Persebaya ia tetap optimistis bisa menyulitkan Persebaya. 

Sedangkan Persebaya Surabaya sendiri tampil lebih percaya diri dalam rangkaian laga pramusim. Dari empat laga hasilnya menang dua kali sekaki imbang dan sekali kalah. 

Soal komposisi pemain, Persebaya Surabaya dipastikan tidak berubah hingga laga pembuka nanti. Pelatih asal Spanyol itu percaya penuh pada kombinasi pemain muda dan senior, termasuk lima pemain asingnya termasuk Mihailo Perovic. Striker gres yang daulat menggantikan Flavio Silva itu siap menjalani debutnya bersama arek-arek Green Force Persebaya.

Perovic baru bergabung dalam latihan pada 21 Juli lalu, tapi Perez menyebut fisiknya cukup bugar untuk langsung bermain. Dia diharapkan bisa menjadi mesin gol baru di lini depan Persebaya Surabaya.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Timnas Voli Putri Indonesia  Berkekuatan 14 Pemain Menuju SEA V League 2025 di Thailand dan Vietnam 

BOGOR – KEMPALAN : Pengurus Pusat (PP) PBVSI melepas Timnas voli putri Indonesia yang akan berlaga di ajang SEA V League 2025. Berkekuatan 14 pemain termasuk Megawati Hangestri  akan bertolak ke Thailand, Rabu (30/7/2025) WIB.

Ketum PBVSI, Imam Sudjarwo mengungkapkan bahwa Megawati Hangestri Pertiwi dkk. diharapkan bisa bersaing di kompetisi voli antarnegara Asia Tenggara. Srikandi putri diberikan target tinggi untuk bisa finis di posisi kedua agar mendapatkan tiket berlaga pada ajang AVC Nations Cup pada 2026 mendatang.

Peluang Timnas voli putri Indonesia ke AVC Nations Cup tahun depan sangat ditentukan dari hasil pada SEA V League 2025. Jika mampu finis di posisi kedua, Indonesia bakal raih tiket berlaga di turnamen Asia.

“Kami sudah melakukan training camp cukup panjang menghadapi AVC Nations Cup 2025. Peringkat FIVB Timnas voli putri Indonesia saat ini naik dari 54 menjadi 48.”

“Prestasi ini luar biasa menurut kami dan saya berharap anak-anak termotivasi untuk menghadapi SEA V League 2025.. Kami berharap kami bisa memenuhi target masuk dua besar untuk bisa meraih tiket ke AVC Nations Cup,” ujar orang nomor satu PP. PBVSI.

Prestasi Timnas voli putri Indonesia pada SEA V League terbaik pada edisi 2019 dengan meraih posisi kedua. Setelah itu prestasi Srikandi Merah Putih pada edisi 2022 dan 2023 hanya menempati peringkat ketiga. Adapun pada edisi 2024 tercatat skuad Merah Putih harus puas finis di bawah Thailand, Vietnam, dan Filipina pada dua putaran SEA V League. 

Kapten Timnas voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi siap memberikan yang terbaik saat berlaga di SEA V League 2025. Pemain asal Jember itu termotivasi ingin membawa Indonesia setelah punya pengalaman bermain di kompetisi voli Korea.

Jabatan kapten tim di SEA V League 2025 membuat pemain kelahiran 20 September 1999 itu akan mencoba belajar banyak membawa rekan-rekannya di lapangan jauh lebih baik lagi.

“Terima kasih atas kepercayaannya mengangkat saya menjadi kapten tim. Saya mencoba untuk memberikan semaksimal di SEA V League 2025.” tambah Megawati

“Secara tim kami kompak karena sudah bermain bersama. Kami mencoba menjaga kekompakan antarpemain agar lebih baik lagi,” ujar Mega.

Pelatih Timnas voli putri Indonesia, Octavian percaya diri bisa mewujudukan target meraih posisi kedua pada ajang SEA V League 2025. Mantan juru taktik Jakarta BIN tersebut menilai bahwa komposisi pemainnya jauh lebih solid dengan kedatangan Megawati, Asih Titi Pangestuti, dan Arsela Nuari Purnama.

“Saya percaya diri karena kami kedatangan Megawati, Asih, dan Arsela. Kehadiran ketiganya membuat kami percaya diri untuk bisa meraih kemenangan melawan Vietnam.”

“Menghadapi Thailand kami akan mencoba belajar banyak dari mereka. Lawan Vietnam kami harus mencoba meraih kemenangan. Untuk menghadapi Filipina kami harus wajib meraih kemenangan,” ujar pria yang akrab disapa Ooc itu.

Timnas voli putri Indonesia akan mengarungi pertandingan putaran pertama SEA V League 2025 di Nakhon Ratchasima, Thailand pada 1-3 Agustus 2025 mendatang. Putaran kedua akan digelar di Ninh Binh, Vietnam mulai 8-10 Agustus 2025.

Jadwal pertandingan Indonesia di SEA V League 2025

Putaran I

Korat Chatchai Hall, Nakhon Ratchasima, Thailand

Jumat, (1/8/2025): Indonesia Vs Vietnam 

Sabtu, (2/8/2025): Thailand Vs Indonesia

Minggu, (3/8/2025): Filipina Vs Indonesia

Putaran II

Ninh Binh Gymnasium, Ninh Bình, Vietnam

Jumat (8/8/2025): Indonesia vs Thailand

Sabtu, (9/8/2025): Vietnam vs Indonesia

Minggu, (10/8/2025): Indonesia vs Filipina

Skuad Timnas voli putri Indonesia

Setter   : Tisya Amallya Putri                 :Arneta Putri Amelian

Middle Blocker : Shella               Bernadetha, Asih Titi Pangestuti, Myrasuci Indriani

Opposite: Megawati Hangestri Pertiwi, Ajeng Viona Adelea 

Outside Hitter: Ersandrina Devega, Putri Nur Hidayanti, Mediol Stiovanny Yoku, Arsela Nuari Purnama, Afifah

Libero: Tasya Aprilia Putri, Eris Septia

Pelatih: Octavian

Asisten pelatih: Doni Arya Adhitama, Niko Dwi Purwanto

Manajer tim: Luciana Taroreh.(Ambari Taufiq M Fasichullisan)

Taekwondoin Polda Jatim Sukses Borong 12 Emas, 5 Perak dan 2 Perunggu di Kapolri Cup VI- 2025

SURABAYA-KEMPALAN : Tim Taekwondo Polda Jatim berhasil  memborong 12 emas, 5 perak dan  2 perunggu di Kapolri Cup VI  2025 yang digelar di GOR Jatidiri, Semarang, 25-27 Juli 2025. 

Kejuaraan Nasional Kapolri Cup VI- 2025 mempertandingkan cabang olahraga bela diri Taekwondo dan Judo, yang diikuti ratusan atlet dari jajaran TNI-Polri seluruh Indonesia.

 Pelatih Taekwondo Polda Jatim, AKP Satriyono memberikan apresiasi tinggi kepada atlet yang sudah berjuang meraih prestasi, namun ia mengaku kurang puas dengan hasil tersebut karena masih ada peluang untuk menambah emas terutama di kategori prestasi.

Untuk kategori prestasi TNI-Polri, taekwondoin Jatim berhasil meraih 1 emas 1 perak dan kategori prestasi umum taekwondoin Polda Jatim meraih 1 emas 2 perunggu.

Sedangkan di kategori festival, taekwondoin Polda Jatim meraih 10 emas dan 4 perak. 

“Untuk menentukan juara umum yang dihitung emas hanya di kategori prestasi,” kata Satriyono saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Selasa (29/7).

 Ia mengakui persaingan di Kapolri Cup tahun ini sangat ketat, ini terbukti dari peringkat satu sampai empat hanya selisih beberapa medali. 

“Persaingan cukup ketat dan kita masih bisa meraih prestasi,” kata mantan atlet Taekwondo Indonesia ini.

 Usai berlaga di Kapolri Cup, nantinya beberapa atlet akan kembali bertanding di ajang Komodo Open II Tournament 8-10 Agustus di GOR Futsal Labuan Bajo dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2025 di Kudus.

 Untuk kedua event itu, ia kembali akan mempersiapkan para atlet agar bisa meraih prestasi. “Kalau untuk Kapolri Cup atletnya dari anggota Polda Jatim, namun untuk PON Bela diri tentu kita persiapkan lebih baik lagi karena skupnya lebih luas,” kata pria sehari hari sebagai KBO Satlantas Polrestabes Surabaya itu.

 Saat disinggung terkait PON Bela Diri, Satriyono mengaku masih memiliki peluang untuk bisa meraih medali emas, sebab dalam waktu dekat akan ada proses seleksi untuk merekrut atlet yang masuk Puslatda.

 “Kalau petunjuk dari KONI Jatim, tahap awal Puslatda memprioritaskan atlet yang meraih medali di PON Aceh Sumut, namun untuk tahap selanjutnya adalah atlet dari pantauan Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Jatim yang berhasil meraih prestasi di ajang Kejurnas, Kejurda, Porprov maupun event lainnya,” kata Satriyono yang juga menjabat sebagai Ketua Pembinaan dan Prestasi Binpres TI Jatim itu.

 Saat disinggung tentang target di PON Bela Diri, ia mengaku masih belum menentukan target karena masih harus di bahas oleh pihak KONI Jatim maupun Pengprov TI. “Belum ada penentuan target untuk PON Bela Diri,” katanya.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Inilah data Lengkap Perolehan Medali Taekwondo Jatim di Kapolri Cup VI -2025 12 Emas 5 Perak 2 Perunggu

Medali Emas

1. Bripda Rizky Anugrah (Kyurugi TNI-Polri O-80)

2. Bripda Muhammad Firman (Poomsae Prestasi Umum)

3. Bripda Yuliana Putri Harsilananda Wahyuningmildu(Poomsae Putri Festival Tni Polri)

4. Bripda Lucky  (Poomsae Putra Festival Tni Polri)

5. Bripda Alvionita Primadini Luta Bahi Muda(Kyorugi Putri Festival Tni Polri U-53)

6. Bripda Siti Nur Hazlinda(Kyorugi Putri Festival Tni Polri O-67)

7. Bripda Bekti Deva (Kyorugi Putra Festival Tni Polri U-74)

8. Bripda Ridandi  (Kyorugi Putra Festival Tni Polri U-68)

9. Bripda Iskandar Tegar Diananta (Kyorugi Putra Festival Tni Polri U-68)

10. Bripda Jalu Aruna Kastara (Kyorugi Putra Festival Tni Polri U-80)

11. Bripda Rizky Mauldy (Kyorugi Putra Festival Tni Polri U-74)

12. Bripda Nandana Albinsar  (Kyorugi Putra Festival Tni Polri U-68)

Medali Perak

1. Bripda Daffa Bayu Firdaus (Kyorugi Putra Festival Tni Polri U-74kg)

2. Bripda Zacky Adriyan(Kyorugi Putra Festival Tni Polri U-68)

3. Bripda Raihan  (Kyorugi Putra Festival Tni Polri U-74)

4. Bripda Agung (Kyorugi Putra Festival Tni Polri U-68)

5. Muhammad Firman (Poomsae Tni Polri)

Medali Perunggu

1. Bripda Imam Ardiansyah (Kyorugi Putra Prestasi Umum U-68)

2. Bripda Moh Rizky Mauldy (Poomsae Prestasi Umum)

Kirim 12 Atlet Terbaik ke FORNAS 2025 di NTB, SUP Jawa Timur Optimis Raih 8 Medali Emas

Olahraga rekreasi Stand Up Paddle (SUP) makin diminati di Jawa Timur. Ini dibuktikan SUP Jatim dengan mengirimkan 12 atlet untuk berlaga di Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII yang akan berlangsung Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat pada 30-31 Juli 2025.

Pelepasan para atlet dilakukan langsung oleh Ketua SUP Jatim, Mochamad Nur Arifin di Dermaga Peneleh Surabaya, Senin (28/7). Dalam sambutannya, Gus Ipin -demikian biasa disapa- optimis kontingen Jawa Timur akan mendapat hasil yang memuaskan. “Dengan semangat yang tinggi, kita targetkan untuk meraih 8 medali emas,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua SUP Jatim, Ali Yusa, menambahkan SUP Jatim berkomitmen mengembangkan potensi para pegiat olahraga ini agar makin kompetitif di tingkat nasional. “Kami ingin SUP Jatim tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga dalam pembinaan dan pengembangan atlet dari berbagai daerah,” ujarnya.

Kontingen Jawa Timur yang diberangkan ke FORNAS sendiri berjumlah 32 orang. Mereka adalah para atlet dan tim pendukung. “Persiapan mereka sudah matang. Atlet yang kami berangkatkan adalah yang terbaik yang dimiliki oleh SUP Jatim,” jelas Christian Yoseph, Sekretaris SUP Jatim.

Keberadaan SUP Jatim sendiri menjadi wadah bagi para atlet untuk berkembang. Apalagi olahraga ini mendapat banyak dukungan dari sektor Pemerintah, salah satunya adalah Jasa Tirta. “Kami selalu mendukung agar olahraga Stand Up Paddle dapat berkembang, terutama untuk mengangkat potensi pariwisata air di Jawa Timur,” ungkap Inni Dian Rohani, Kepala Divisi Operasional Bisnis Perum Jasa Tirta Jawa Timur. *ami

Tim Voli Porprov IX Surabaya Terima Bonus Sunnah Plus Penghargaan dari Kapolrestabes 

SURABAYA-KEMPALAN:  Tim voli indoor Putra-Putri plus tim voli pantai Surabaya yang berhasil menyumbang medali emas, perak dan perunggu di Porprov IX Jatim 2025 di Malang Raya menerima bonus Sunnah dan penghargaan. Sebelumnya, khusus tim voli indoor putra sudah menerima bonus Sunnah dari menejer H Aluwan sebesar Rp 20 juta yang di serahkankan saat penutupan turnamen bola voli antar RW se-wilayah Kecamatan Pakal 14 Juni 2025 lalu. 

Kali ini bonus sunnah dan penghargaan datang dari Kapolrestabes Surabaya untuk tim bola voli indoor putra -putri dan voli pantai Surabaya yang menyumbang medali emas, perak dan perunggu di Porprov IX Jatim beberapa waktu lalu. 

Tak tanggung-tanggung penyerahan bonus sunnah dan penghargaan itu di serahkan langsung oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol. Dr. Luthfie Sulistiawan, S.I.K., M.H., M.Si,. dalam acara khusus di Mapolrestabes Surabaya. Bonus yang di terima masing-masing tim sebesar Rp 20 juta plus sertifikat. 

Dalam sambutannya Kapolrestabes Surabaya menyampaikan apresiasi tinggi kepada pemain, pelatih, official tim, menejer dan mekanik yang turut mengharumkan nama Kota Surabaya di kancah olahraga multi event terbesar di Jawa Timur Porprov IX Jatim di Malang Raya. 

“Prestasi ini bukan hanya membanggakan Kota Surabaya, tapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan menjunjung tinggi sportifitas,” ujar Kapolrestabes(28/07).

Yohannes Dwi Ananta Puguh salah satu pelatih voli indoor putra Surabaya asal klub Gribin Volleyball Club Surabaya mengaku senang dan bangga atas apresiasi yang di berikan oleh bapak Kapolrestabes. Dan ini menjadi pemicu bagi diri dan pemain untuk terus berprestasi.

” Ya saya senang dan bangga atas apresiasi ini. Apalagi apresiasi ini di serahkan dalam acara khusus yang di saksikan oleh anggota dan jajaran PJU Polrestabes Surabaya,” ujar Johanes Dwi Ananta usai terima bonus dan penghargaan dari Kapolrestabes (Ambari Taufiq M Fasichullisan)

KONI Jatim Gelar Screening Pelatih untuk Hadapi PON 2028

SURABAYA – KEMPALAN : Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur mengambil langkah strategis untuk memperkuat pembinaan prestasi olahraga dengan menggelar screening bagi calon pelatih Puslatda dan pelatih cabang olahraga bela diri di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Surabaya (Unesa), selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Juli 2025.

Sebanyak 293 calon pelatih dari berbagai cabang olahraga mengikuti seleksi ini. Mereka dinilai secara menyeluruh, mulai dari pengalaman melatih, prestasi yang pernah diraih, hingga kepribadian sebagai aspek penting dalam menjaga kekompakan tim.

Ketua KONI Jatim, Muhammad Nabil, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan pelatih yang berkompeten, berintegritas, dan mampu membawa Jawa Timur berjaya di ajang olahraga nasional, terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

“Kegiatan screening ini memiliki dua target. Pertama, jangka pendek, yakni untuk persiapan PON bela diri. Kedua, jangka panjang, yakni menghadapi PON 2028. Pelatih yang disaring adalah mereka yang sebelumnya membawa atlet meraih medali emas dan perak di PON Aceh–Sumut. Namun, itu hanya sebagai parameter administratif,” ujar Nabil setelah pembukaan kegiatan screening, Senin (28/7).

Menurutnya, proses seleksi ini tidak menutup kemungkinan untuk merekrut pelatih di luar proses screening apabila ada kebutuhan spesifik di cabang dan nomor tertentu. Lebih lanjut, para calon pelatih juga diminta menyusun program pembinaan untuk periode mendatang. Program tersebut akan diuji langsung oleh tim dari Pendidikan dan Penataran (Diktar) serta Bina Prestasi (Binpres) KONI Jatim.

“Diktar menilai dari sisi akademis, sedangkan Binpres fokus pada pendekatan praktis. Pelatih juga diharapkan mampu menyelesaikan konflik internal tim, bukan justru menjadi sumber masalah. Keguyuban dan kenyamanan atlet dalam tim sangat penting untuk menunjang prestasi,” tambah Nabil.

Sementara itu, Prof. Dr. M.E. Winarno dari Diktar KONI Jatim menyampaikan bahwa screening kali ini lebih lengkap dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Kami mempertimbangkan pengalaman melatih sebagai parameter utama, lalu kepribadian pelatih untuk menghindari konflik internal. 

Hasil screening akan menjadi referensi, tetapi keputusan akhir tetap di tangan Ketua KONI Jatim,” jelasnya.

Prof. Winarno menegaskan pentingnya proses ini untuk menjaga standar mutu dan objektivitas dalam penentuan pelatih. “Selama ini Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat menjadi barometer nasional. Maka, kita harus terus menjaga kualitas,” pungkasnya.(Ambari Taufiq/ M Fasichullisan)

Jatim-Jepang Sepakat Perkuat SDM dan Skill dalam Penanggulangan Bencana

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Konjen Jepang di Surabaya Mr.Takonai Susumu (kiri). (Foto: Dwi Arifin/kempalan.com).

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Mr. Takonai Susumu di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (28/7).

Gubernur Khofifah menegaskan pertemuan ini semakin mempererat persahabatan dan komitmen bersama antara Jawa Timur dan Jepang termasuk Prefektur Osaka.

“Suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami untuk menyambut kehadiran Bapak Konjen beserta seluruh delegasi,” ujar Khofifah.

Menurut Khofifah, upaya tersebut dilakukan dengan melanjutkan berbagai kerja sama di bidang penguatan sumber daya manusia. Salah satunya dengan penguatan skill tentang penanggulangan bencana yang sejauh ini rutin diselenggarakan oleh Pemerintah Jepang.

“Kami sampaikan bahwa Indonesia dan Jawa Timur ini Ring of Fire sehingga skill penanggulangan bencana harus terus di-update,” katanya.

Dinamika kebencanaan yang terjadi seperti global warming dan efeknya serta perubahan iklim di dunia menuntut semua untuk bisa beradaptasi. Oleh sebab itu ia menilai peningkatan skill penanggulangan bencana adalah sebuah keharusan.

“Terima kasih karena sejak saya di Kementerian Sosial support dari Pemerintah Jepang untuk training bagi tim penaggulangan bencana sangat luar biasa. Dan kami juga tetap mendapatkan support untuk ditingkatkan skill bagi tim penanggulangan bencana di Jawa Timur,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Khofifah mengatakan, penguatan peningkatan sumber daya manusia juga dilakukan melalui pemberian beasiswa, kursus maupun pelatihan di berbagai bidang. Menurutnya, semua yang berkaitan dengan peningkatan SDM bernilai penting bagi Jawa Timur.

“Saya menyampaikan bahwa short course atau scholarship bagi Jawa Timur itu penting di sektor apapun,” ujarnya.

Sebelumnya Jawa Timur dan Osaka telah memiliki hubungan kerja sama yang  terbangun baik. Hubungan baik tersebut telah terjalin sejak penandatanganan Perjanjian Pembentukan Hubungan Persahabatan Provinsi – Prefecture dalam rangka kerja sama Sister Province pada tahun 1984.

“Selama ini kami merasakan bahwa Konjen Jepang selalu membangun komunikasi yang sangat baik, bukan hanya dengan Pemprov tetapi juga dengan berbagai organisasi – organisasi sosial kemasyarakatan termasuk organisasi keagamaan,” ucapnya.

Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang strategis. Antara lain perdagangan dan industri, pendidikan, pertukaran sosial budaya, hingga pengembangan sumber daya manusia.

“Terima kasih atas kunjungan kehormatan ini. Semoga pertemuan hari ini menjadi babak baru dalam persahabatan yang saling menguntungkan antara masyarakat Jepang dan masyarakat Jawa Timur,” ucapnya.

Sementara itu Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Mr. Takonai Susumu menyampaikan kunjungannya ke  Grahadi  ini membahas tentang Jepang dan Indonesia khususnya Jawa Timur. Diantaranya terkait kerjasama yang bisa dilanjutkan khususnya di bidang tenaga kerja, dan pertanian.

“Kami sudah bicarakan, semakin banyak orang Indonesia dari Jawa Timur sudah bekerja di Jepang dan sekarang sudah meningkat,” Kata Takonai Susumu

Selain itu juga membahas kerja sama di sektor ketenagakerjaan dan peningkatan sumber daya manusia.

“Kami sudah berdiskusi itu dan bagaimana cara untuk meningkatkan sumber daya manusia Jawa Timur,” tutupnya. (Dwi Arifin)

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.