Senin, 4 Mei 2026, pukul : 14:03 WIB
Surabaya
--°C

DPW Gerakan Rakyat Babel Resmi Serahkan Berkas Verifikasi Partai Politik ke Pusat

KEMPALAN: Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Gerakan Rakyat Provinsi Bangka Belitung (Babel) resmi melakukan prosesi penyerahan berkas verifikasi partai politik (parpol) ke pusat. Serah terima berkas tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Kelas Kader se-Babel di kawasan wisata Pantai Pasir Padi, Plaza Pulau Pinai, Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Minggu (3/5/2026).

Penyerahan berkas sendiri dilakukan secara simbolis oleh Ketua DPW Gerakan Rakyat Bangka Belitung, Djaelani Abu Bakar, kepada Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, didampingi Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerakan Rakyat, Winston Herlanjaya dan Koordinator Wilayah Babel, Taufik Tama.

Dalam kesempatannya, Ketum Sahrin memberikan apresiasi atas rampungnya administrasi di tingkat wilayah Babel. Ia mengungkapkan Babel sebagai provinsi kelima dalam menyerahkan dokumen persyaratan administrasi lengkap ke DPP Gerakan Rakyat, setelah Nusa Tenggara Barat (NTB), Jambi, Kalimantan Barat (Kalbar), dan Sumatera Barat (Sumbar).

“Alhamdulillah, hari ini kita melakukan serah terima berkas DPW yang kelima yang telah menyelesaikan kelengkapan administrasi kepengurusannya. Ini merupakan fase konsolidasi legalitas, di mana kita menuntaskan administrasi partai politik,” ujar Sahrin.

Lebih lanjut, Sahrin mengungkapkan Partai Gerakan Rakyat akan segera memasuki fase konsolidasi pemenangan yang terbagi dalam tiga tahapan strategis.

“Dalam tahap konsolidasi pemenangan terdapat tiga tahapan. Tahapan tersebut mencakup penguatan organisasi, konsolidasi dengan tokoh-tokoh daerah, serta penyusunan strategi pemenangan melalui pemetaan dan analisis preferensi pemilih,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPW Gerakan Rakyat Babel, Djaelani menjelaskan jarak antar wilayah dan seleksi kader yang ketat menjadi dinamika tersendiri dalam memenuhi syarat administrasi. DPW Babel telah berhasil membentuk struktur Dewan Pengurus Daerah (DPD) di seluruh kabupaten/kota, meliputi Pangkalpinang, Bangka, Bangka Tengah, Bangka Barat, Bangka Selatan, dan Belitung.

“Jadi, itu tantangannya, kita tidak hanya satu kali. Seperti ke Bangka Selatan itu, kita harus lima kali kunjungan. Itu baru kelar. Eh, sama halnya dengan Bangka Barat. Kalau saya tidak salah, itu sampai tiga kali kita harus ke Bangka Barat,” ungkap Djaelani.

Ia juga menekankan pentingnya kualitas kader dibandingkan sekadar pemenuhan kuantitas pengurus. “Jadi itu persoalannya, kita masih mencari pada saat itu, orang-orang yang tepat mau berjuang di Partai Gerakan Rakyat ini. Jadi, kita tidak asal apa, comot si A, si B, si C, si D. Ini betul-betul ada sedikit seleksi lah di situ, ya, orang-orang yang mau berjuang. Jadi, untuk mencari inilah yang perlu waktu,” terangnya.

Mengenai kendala operasional dan pembiayaan, Djaelani menegaskan bahwa Partai Gerakan Rakyat di Babel mengedepankan prinsip kolektif. “Bagaimana kita mengatasi keuangan sebagai tantangan di dalam memajukan sebuah organisasi? Kita sudah sepakat sesuai dengan misi partai, itu kita gotong royong,” tutur Djaelani.

Hingga kini, tercatat sudah 8 provinsi telah mengantongi SKT maupun dokumen Kesbangpol, di antaranya Jawa Barat, NTB, NTT, Jambi, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Bangka Belitung. Gerakan Rakyat sendiri menargetkan penyelesaian SKT Kanwil di 38 provinsi dalam waktu dekat guna memantapkan langkah menuju legalitas badan hukum partai politik.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.