JAKARTA-KEMPALAN: Hasil survei terbaru yang menempatkan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda juara hasil survei gubernur berkinerja terbaik se-Indoneeia mengundang tanda tanya besar.
Pasalnya, Sherly dinilai minim prestasi dan justru dibelit sejumlah masalah terkait buruknya kinerja sebagai Gubernur Maluku Utara.
Pengamat politik Muslim Arbi menyebut fenomena ini sebagai “efek Gubernur TikTok”. Ia menilai tim Sherly berhasil “memapar otak dan hati milenial yang mindset-nya TikTok-an”.
“Kita semua mungkin heran dengan hasil survei yang mengunggulkan Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara sebagai Gubernur berkinerja terbaik, bahkan bisa mengungguli Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Jawa Barat dan Gubernur DI Jogjakarta yang setiap jam nongol di televisi nasional dengan beragam prestasi,” ujar Muslim, Ahad (3/5/2026).
“Sementara Sherly Tjoanda, Gubernur Malut yang jauh dari ibu kota dan jangkauan media mainstream nasional baik cetak maupun elektronik tentang prestasi kinerja pembangunan, bahkan banyak masalah, justru juara survei Gubernur berkinerja terbaik dengan responden se-Indonesia,” lanjutnya.
Deretan Isu “Berat” tapi Unggul
Muslim merinci sejumlah masalah yang melilit Sherly: denda Rp 500 miliar atas PT Karya Wijaya yang “disebut-sebut miliknya”, isu monopoli proyek, pelanggaran Perda, indisipliner alias jarang masuk kantor, termasuk gagal menurunkan angka kemiskinan, hingga pemborosan anggaran perjalanan dinas keluar daerah.
“Isu-isu ini dalam penilaian saya sangat tidak mendukung bagi Sherly untuk unggul dalam survei,” tegasnya.
Ia mempertanyakan metodologi lembaga survei. “Tentu kita patut bertanya apa dan bagaimana metodologi lembaga survei melakukan survei sehingga Sherly yang minim prestasi namun banyak masalah bisa mengungguli gubernur-gubernur berprestasi seperti Pramono Anung (Gubernur Jakarta), Dedy Mulyadi (Gubernur Jawa Barat) dan Sri Sultan Hamengkubuwono X (Gubernur DI Jogjakarta),” tukas Muslim.
Waspada “Pemimpin Karbitan”
Muslim menengarai muncul gejala ternak pemimpin daerah dan nasional jelang hajatan politik nasional dan daerah di tahun 2030. Gejala politik yang ia sesalkan karena terbukti mampu memapar top mind terutama generasi muda yang medsos sentris itu.
Direktur Gerakan Perubahan Indonesia ini mengingatkan bahaya “menternak pemimpin karbitan” lewat TikTok. Ia mengajak seluruh komponen bangsa membangun kepemimpinan yang cerdas, profesional, nasionalis, dan religius.
“Bangsa ini punya sejarah kelam dengan pemimpin yang diternak di media sosial yang menghasilkan bangsa penuh perpecahan dan tertera hutang. Mari kita bangun kader pemimpin bangsa yang cerdas, profesional, nasionalis dan religius,” tutup Muslim.
Belum Ada Tanggapan Resmi
Sebelumnya, dikutip dari media online nasional TVOne, edisi haru Sabtu, 2 Mei 2026, hasil survei yang memilih Sherly Tjoanda sebagai Gubernur berkinerja terbaik di Indonesia 2026 dirilis Muda Bicara ID pada Rabu, 29 April 2026.
“Muda Bicara ID merilis hasil survei nasional Q1 2026 yang menyoroti persepsi anak muda Indonesia terhadap kinerja gubernur di 38 provinsi,” tulis Muda Bicara ID seperti dikutip, Sabtu (2/5/2026). Urutan 10 Gubernur Berkinerja Terbaik 2026 Menurut Anak Muda
Urutan 10 Gubernur Berkinerja Terbaik 2026 Menurut Anak Muda
Dalam urutannya, Sherly Tjoanda berada pada peringkat pertama dalam daftar ke-10 Gubernur dengan kinerja terbaik versi anak muda. Berdasarkan hasil survei, ia memperoleh dukungan sebanyak 18,50 persen.
Posisi Sherly Tjoanda berada di puncak hasil survei disusul oleh Pramono Anung. Gubernur DKI Jakarta itu menempati posisi kedua dengan perolehan suara hasil dukungan sebanyak 17,30 persen. Di posisi ketiga, ada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
KDM sapaan akrabnya memperoleh hasil dukungan sebesar 17,10 persen. Di posisi keempat, terdapat Gubernur Daerah Istimewa (DI) Jogjakarta, Sri Sultan Hamengkubowono X. Ia mendapatkan dukungan sebanyak 15,00 persen.
Di posisi kelima, ada Gubernur Aceh, Muzakir Manaf dengan dukungan 7,20 persen. Di posisi keenam, terdapat Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid yang memperoleh suara 7,00 persen.
Di posisi ketujuh, ada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah (Buya Mahyeldi) dengan hasil suara 6,20 persen. Di posisi kedelapan, ada Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution 3,10 persen.
Di posisi kesembilan, ada Gubernur Bali, I Wayan Koster 2,40 persen. Sementara di posisi terakhir yakni Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu M. Iqbal dengan hasil 1,20 persen.
Hasil Survei Nasional Q1 Muda Bicara ID di awal 2026 meliputi kepuasan terhadap pemerintahan dan kebijakannya. Selain itu, hasil ini juga didasari dengan kondisi perekonomian hingga kesehatan mental anak muda.
Adapun responden hasil survei terhadap 10 Gubernur berkinerja terbaik versi anak muda berjumlah 800 orang meliputi dari 38 provinsi. Survei ini berlangsung dari 1-31 Maret 2026.
Sherly Tjoanda telah mendapatkan hasil survei yang dirilis Muda Bicara ID. Sebagai responsnya, Gubernur Malut itu mengucapkan terima kasih karena terpilih di urutan pertama menjadi Gubernur berkinerja terbaik versi anak muda pada awal 2026.
Saat dihubungi awak media, Jumat, 1 April 2026, ia menyampaikan harapannya agar kinerja ke depannya bisa berdampak dan dinikmati oleh seluruh masyarakat Malut. Pasalnya, ia saat ini berfokus agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata. (*)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi