Minggu, 3 Mei 2026, pukul : 14:58 WIB
Surabaya
--°C

Gerakan Rakyat Kuningan Kunjungi Bendahara DPD Pasca Operasi, Perkuat Solidaritas dan Doa Bersama

Indramayu—KEMPALAN: Jajaran pengurus dan sebagian anggota DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Kuningan melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus menjenguk Bendahara DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Kuningan, Ibu Atik Suhartiati, yang tengah menjalani masa pemulihan pasca operasi akibat kecelakaan. Kunjungan berlangsung di kediaman putri Ibu Atik di Indramayu, Jawa Barat, pada Sabtu (2/5/2026), dan diisi dengan doa bersama sebagai bentuk dukungan moril serta penguatan spiritual.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Kuningan, Edi Sunaedi, didampingi Wakil Ketua Tuti Nursari, Dewan Penasehat DPD Kuningan Ali Mashuri, Sekretaris DPD Caca, serta sejumlah pengurus lainnya.

Kehadiran rombongan pengurus menjadi wujud perhatian dan kepedulian keluarga besar Gerakan Rakyat terhadap kondisi Ibu Atik yang saat ini masih dalam tahap pemulihan. Diketahui, Ibu Atik mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas organisasi dalam rangka pembentukan kepengurusan tingkat kecamatan (DPC), penataan kantor sekretariat, serta penyusunan kelengkapan administrasi partai.

Ketua DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Kuningan, Edi Sunaedi, dalam kesempatan tersebut menyampaikan doa dan dukungan agar Ibu Atik segera pulih dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

“Kami datang bukan sekadar menjenguk, tetapi juga membawa semangat dan doa. Semoga Ibu Atik lekas sembuh, kembali sehat, dan tetap kuat. Perjuangan ini memang tidak ringan, membutuhkan tenaga, pikiran, bahkan pengorbanan. Namun kami yakin, semua yang dijalani ini adalah bagian dari ikhtiar lillahi ta’ala demi cita-cita perubahan untuk Indonesia yang lebih baik,” ujar Edi.

Ia menegaskan bahwa perjuangan yang dijalankan para pengurus Gerakan Rakyat bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat dan bangsa, demi terwujudnya Indonesia yang lebih adil, merata, dan sejahtera.

“Perjuangan ini bukan soal materi atau kepentingan pribadi. Ini tentang harapan rakyat, tentang ikhtiar menghadirkan perubahan, dan tentang tekad bersama mewujudkan Indonesia yang lebih baik ke depan,” lanjutnya.

Dalam suasana penuh kehangatan, Ibu Atik Suhartiati juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh sesama pengurus. Meski tengah menjalani masa pemulihan, ia tetap menunjukkan semangat dan komitmennya terhadap perjuangan bersama.

“Anak-anak saya sudah mandiri. Kalau hanya untuk kepentingan pribadi, tentu saya tidak perlu bersusah payah. Tapi ini soal harapan rakyat, soal masa depan Indonesia. Saya tetap yakin perjuangan ini harus terus berjalan demi perubahan yang lebih baik,” ungkap Ibu Atik.

Pernyataan tersebut disambut haru oleh para pengurus yang hadir. Bagi keluarga besar Gerakan Rakyat, sosok Ibu Atik dinilai bukan hanya sebagai bendahara organisasi, tetapi juga bagian penting dari keluarga besar perjuangan yang selama ini tumbuh dalam semangat kebersamaan.

Sekretaris DPD Gerakan Rakyat Kabupaten Kuningan, Caca, menyampaikan bahwa kunjungan ini bukan sekadar bentuk empati, melainkan juga refleksi kuatnya ikatan emosional antarpengurus yang telah terbangun selama proses perjuangan bersama.

“Kami bukan hanya sesama pengurus, tetapi sudah seperti keluarga. Karena itu, ketika Ibu Atik sakit dan harus menjalani perawatan, kami semua merasa kehilangan. Kunjungan ini adalah bentuk saling menguatkan,” ujarnya.

Caca menambahkan, setiap ujian yang datang, termasuk sakit, hendaknya dimaknai sebagai bagian dari proses penguatan iman, kesabaran, dan keteguhan dalam menjalani perjuangan. Menurutnya, semangat untuk tetap saling menguatkan dan mendoakan menjadi bagian penting dalam menjaga kebersamaan di tengah ujian.

Ia menegaskan, Gerakan Rakyat bukan sekadar ruang berkumpul secara organisatoris, tetapi juga wadah untuk memperkuat nilai persatuan, solidaritas, dan kepedulian sosial.

“Dalam kehidupan berbangsa, kekuatan terbesar bukan hanya terletak pada kekuasaan, tetapi pada solidaritas, kebersamaan, dan kepekaan terhadap sesama. Dari kebersamaan seperti inilah nilai-nilai perjuangan itu tumbuh dan mengakar,” tambahnya.

Sebagai penutup, doa bersama dipimpin oleh Ustaz Yogi, yang memanjatkan doa untuk kesembuhan Ibu Atik serta seluruh rekan dan keluarga besar Gerakan Rakyat yang tengah diberikan ujian kesehatan.

Dalam doanya, Ustaz Yogi memohon agar Allah SWT segera mengangkat penyakit, memberikan kesembuhan, kekuatan, serta kesehatan lahir dan batin kepada Ibu Atik dan seluruh anggota keluarga besar Gerakan Rakyat yang tengah diuji dengan sakit.

Kunjungan ini menjadi potret nyata bahwa perjuangan politik dan sosial tidak hanya dibangun di atas struktur organisasi, tetapi juga ditopang oleh nilai kekeluargaan, solidaritas, dan kepedulian yang tumbuh kuat di antara sesama. Di tengah beratnya perjuangan, kebersamaan menjadi energi utama untuk terus melangkah dan menjaga harapan akan perubahan bagi Indonesia.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.