Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri dzikir, sholawat, dan doa menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Raya Islamic Centre Jatim, Senin (15/6) malam
SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai momentum untuk berhijrah menuju kehidupan yang lebih baik, baik secara personal maupun sosial.
Ajakan tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri dzikir, sholawat, dan doa akhir tahun 1447 Hijriah serta menyambut 1 Muharram 1448 Hijriah di Masjid Raya Islamic Centre Jawa Timur, Senin (15/6) malam.
Acara yang dihadiri sekitar 5.000 masyarakat itu juga diikuti Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Timur Arumi Bachsin beserta jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Menurut Khofifah, makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan secara fisik, melainkan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik dan berkelanjutan.
“Peringatan 1 Muharram bukan sekadar pergantian angka tahun dalam kalender Hijriah, melainkan momentum refleksi dan pembelajaran yang sangat penting dalam kehidupan,” ujarnya.
Khofifah mengatakan, proses hijrah yang dilakukan kaum Muhajirin dan dukungan kaum Anshar menjadi teladan penting dalam membangun semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Ia mengutip Surah Al-Maidah ayat 2 yang mengajarkan pentingnya saling tolong-menolong dalam kebaikan dan ketakwaan sebagai fondasi membangun kesalehan sosial di tengah masyarakat.
“Pergantian tahun dari 1447 Hijriah menuju 1448 Hijriah bisa menjadi momen menghijrahkan kita. Dari yang memiliki utang menjadi lunas utangnya, dari yang sebelumnya meminta sedekah menjadi mampu bersedekah. Ada proses hijrah positif yang menggerakkan kita menuju kebaikan yang lebih besar,” katanya.
Khofifah menegaskan bahwa semangat hijrah harus menjadi titik awal untuk terus memperbaiki diri. Ia mengajak masyarakat menjadikan hari ini lebih baik dari hari sebelumnya sebagai bagian dari upaya meraih keberuntungan dalam hidup.
“Oleh karena itu, mulai malam ini kita akan menggerakkan seluruh ikhtiar dan energi kita menuju kebaikan yang lebih baik lagi,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga memohon doa agar Pemerintah Provinsi Jawa Timur senantiasa amanah dan diberi kemudahan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Selamat menyambut Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 Hijriah. Mudah-mudahan tahun baru ini membawa keberkahan dan kemanfaatan bagi kehidupan kita semua,” ucapnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan pembacaan Surat Yasin yang dipimpin Imam Besar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya KH Abdul Hamid Abdullah. Tausiyah Tahun Baru Hijriah disampaikan oleh Moh Ali Aziz.
Selain dzikir dan doa bersama, acara juga dimeriahkan dengan pengundian 15 paket tabungan umrah bagi wajib pajak patuh yang dilakukan Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Jawa Timur.
Berbagai hadiah lain turut dibagikan, antara lain sepeda motor, laptop, televisi, dan empat unit lemari es. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi