SURABAYA – KEMPALAN: Di saat persaingan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) semakin ketat, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melakukan manuver fenomenal yang menjadi perbincangan nasional. Kampus berjuluk ‘Rumah Para Juara’ ini secara resmi membuka jalur “Golden Ticket 2026”—sebuah skema pendaftaran yang dianalogikan sebagai ‘ruas jalan tol’ super cepat bagi talenta unggul tanah air.
Tak tanggung-tanggung, Unesa tidak hanya memberikan akses tanpa tes, tetapi juga memanjakan mahasiswa baru kategori Gold dengan pembebasan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) penuh selama delapan semester (4 tahun).

Visi Rektor: Memutus Birokrasi Bakat
Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., atau yang akrab disapa Cak Hasan, menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk keberanian universitas dalam menjemput bola talenta-talenta luar biasa yang seringkali terhambat oleh tes administratif standar.
“Kami tidak ingin bakat-bakat ‘gila’ di luar sana layu hanya karena persoalan biaya atau tes yang kaku. Unesa menyediakan ruas jalan tol bagi mereka yang sudah teruji prestasinya. Kita manjakan dengan bebas UKT agar mereka fokus berkarya. Ini bukan sekadar penerimaan mahasiswa, ini adalah investasi bangsa,” ujar Cak Hasan dengan nada optimistis.
Karpet Merah untuk Konten Kreator & Disiplin Ketat FK

Salah satu yang paling menarik perhatian adalah kebijakan Unesa yang memberikan karpet merah bagi para Konten Kreator. Syaratnya tidak main-main, calon mahasiswa harus memiliki followers ribuan hingga puluhan ribu di platform digital. Unesa memandang kemampuan komunikasi digital sebagai kompetensi masa depan yang strategis.
Namun, perlakuan berbeda diterapkan pada Fakultas Kedokteran (FK). Cak Hasan menekankan bahwa untuk kedokteran, Unesa tetap mengedepankan presisi tinggi.
“Khusus FK, kita butuh akurasi, kecermatan, dan disiplin ilmu yang sangat ketat. Jalur ini di sana hanya diperuntukkan bagi mereka dengan prestasi akademik papan atas. Kita tidak boleh main-main dengan nyawa manusia, maka filternya tetap yang paling tangguh,” tambahnya.
Serba-Serbi dan Mekanisme Pendaftaran
Kasubdit Admisi Unesa, Sukarmin, menjelaskan bahwa pendaftaran dibuka mulai 8 April hingga 8 Mei 2026. Proses seleksi akan dilakukan secara hibrida untuk menjangkau pendaftar dari seluruh pelosok Indonesia.
Berikut adalah alur pendaftaran ‘Jalan Tol’ Golden Ticket Unesa:
- Registrasi Mandiri: Peserta mendaftar melalui laman resmi goldenticket.unesa.ac.id.
- Upload Bukti Juara: Mengunggah maksimal tiga sertifikat prestasi terbaik (Akademik, Olahraga, Seni, MTQ, atau Bukti Influencer/Konten Kreator).
- Verifikasi & Wawancara: Setelah lolos administrasi, peserta akan menghadapi uji wawancara via Zoom pada 13 Mei 2026 untuk memvalidasi keaslian bakat.
- Pengumuman Final: Hasil kelulusan akan diumumkan pada 19 Mei 2026.
Kategorisasi Kelulusan:
- Lolos Golden Ticket: Karpet merah total! Masuk tanpa tes dan GRATIS UKT + SPI selama 8 semester.
- Lolos Silver Ticket: Masuk tanpa tes, dengan ketentuan biaya UKT dan SPI normal sesuai kemampuan ekonomi.
Peluang emas ini menjadi bukti bahwa Unesa benar-benar bertransformasi menjadi institusi yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan menghargai setiap tetes keringat prestasi anak bangsa.
Informasi detail mengenai teknis pendaftaran dapat dipantau melalui laman admisi.unesa.ac.id.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi