Jumat, 1 Mei 2026, pukul : 08:21 WIB
Surabaya
--°C

Pemudik Diimbau Prioritaskan Kesehatan dan Keselamatan

SURABAYA-KEMPALAN: Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 agar mempersiapkan diri secara matang. Persiapan tersebut meliputi menjaga kondisi kesehatan serta memastikan kendaraan dalam keadaan layak jalan sebelum memulai perjalanan.

Imbauan itu disampaikan Brigjen Pol Faizal saat menghadiri diskusi publik bertajuk “Kesiapan Jelang Mudik Lebaran Tahun 2026” yang diselenggarakan Tempo. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Tempo Media, Jakarta, Kamis (12/03/2026).

Dalam kesempatan itu, Brigjen Pol Faizal mengingatkan para pengemudi untuk beristirahat secara berkala selama perjalanan mudik. Hal ini penting bagi pengemudi kendaraan pribadi maupun angkutan umum agar tetap fokus saat berkendara.

“Setiap sekitar 1,5 hingga 2 jam perjalanan, pengemudi wajib beristirahat agar kondisi tetap prima dan perjalanan tetap aman,” ujar Brigjen Pol Faizal.

Ia juga mengingatkan pemudik untuk menjaga kondisi emosional selama perjalanan, khususnya saat mendekati waktu berbuka puasa. Selain itu, masyarakat diminta tetap berkomunikasi dengan keluarga agar posisi dan kondisi perjalanan dapat dipantau.

Menurut Brigjen Pol Faizal, kepadatan lalu lintas selama periode mudik merupakan kondisi yang tidak terhindarkan. Jutaan masyarakat melakukan perjalanan dalam waktu yang hampir bersamaan, sehingga potensi kepadatan di sejumlah ruas jalan dapat terjadi.

“Lebih baik perjalanan sedikit lebih lambat tetapi selamat sampai tujuan daripada memaksakan kecepatan yang berisiko menimbulkan masalah,” kata Brigjen Pol Faizal.

Ia juga menjelaskan bahwa Operasi Ketupat untuk pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran akan dimulai pada 13 Maret pukul 00.00 WIB dan berlangsung hingga 25 Maret. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan hingga 29 Maret.

Dalam pelaksanaan operasi tersebut, Polri mengerahkan sekitar 317.666 personel yang disiagakan di berbagai wilayah Indonesia. Selain itu, sebanyak 2.756 pos turut disiapkan yang terdiri dari pos pengamanan, pos pelayanan, serta pos terpadu.

Brigjen Pol Faizal menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan mudik memerlukan dukungan berbagai pihak. Sinergi antara aparat, pemangku kepentingan, serta masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran perjalanan.

“Kata kunci pelaksanaan operasi ini adalah koordinasi, kolaborasi, dan kerja sama, termasuk dengan rekan-rekan media,” ujar Brigjen Pol Faizal.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar mematuhi arahan petugas di lapangan selama masa mudik. Menurutnya, kehadiran petugas bertujuan memberikan pengamanan sekaligus memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan tertib.

“Petugas hadir untuk memberikan pengamanan dan kenyamanan agar seluruh pemudik dapat selamat sampai tujuan. Mudik aman, keluarga bahagia,” tutup Brigjen Pol Faizal.

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.