Kamis, 4 Juni 2026, pukul : 11:53 WIB
Surabaya
--°C

Persebaya Kutuk Keras Aksi Rasisme terhadap Mikael Tata, Lapor APPI dan I League

Foto: @officialpersebaya (platform instagram)

SURABAYA-KEMPALAN: Persebaya Surabaya menyampaikan pernyataan resmi pada Rabu (4/3), menyusul dugaan aksi rasisme yang dialami salah satu pemainnya, Mikael Alfredo Tata. Manajemen Persebaya menegaskan sikap tegas mengutuk segala bentuk tindakan diskriminatif di dunia sepak bola.

Dalam keterangan resminya, manajemen Persebaya menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar adu strategi dan gengsi di atas lapangan, melainkan ruang pertemuan berbagai latar belakang, identitas, dan perbedaan.

“Sepak bola adalah tempat untuk saling mengenal dan bertemu antar sesama, pemain, ofisial, pelatih, juga sesama pecinta sepak bola. Tempat di mana perbedaan latar belakang, warna kulit, maupun identitas, tak pernah menjadi alasan untuk direndahkan,” tulis manajemen dalam pernyataannya.

BACA JUGA  REFORMASI PROLIGA 2027

Persebaya menekankan bahwa nilai utama sepak bola adalah kebersamaan, bukan kebencian. Oleh karena itu, klub secara tegas mengutuk aksi rasisme, baik yang dilakukan oleh suporter klub lain maupun jika tindakan tersebut berasal dari pendukung Persebaya sendiri.

Saat ini, pemain bertahan Persebaya Mikael Alfredo Tata, disebut mengalami serangan komentar bernada rasis secara bertubi-tubi. Manajemen memastikan tidak akan tinggal diam dan telah mengambil langkah konkret.

Persebaya telah melaporkan kasus tersebut kepada Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) dan operator kompetisi, PT Liga Indonesia Baru, untuk penanganan lebih lanjut.

Klub berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga sepak bola Indonesia sebagai ruang yang aman, inklusif, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Manajemen juga mengajak seluruh suporter untuk tetap memberikan dukungan secara positif tanpa menyebarkan ujaran kebencian.

BACA JUGA  Polsek Prambon Dampingi Petani, Pastikan Tanaman Jagung Siap Dongkrak Swasembada Pangan

Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa isu rasisme masih menjadi tantangan serius dalam dunia sepak bola. Persebaya menegaskan komitmennya untuk berdiri bersama pemain dan menolak segala bentuk diskriminasi di dalam maupun luar lapangan. (Andra Jatmiko)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.