Minggu, 8 Maret 2026, pukul : 14:53 WIB
Surabaya
--°C

Luar Biasa! Unesa Kukuhkan 9 Guru Besar Baru, Salah Satunya Profesor Disabilitas Penemu “Obat” Diabetes

SURABAYA –KEMPALAN : Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali mencatatkan sejarah gemilang dalam dunia pendidikan tinggi tanah air. Dalam prosesi pengukuhan yang khidmat, kampus “Rumah Para Juara” ini resmi menambah sembilan guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu memperkuat barisan pakar yang kini mencapai total 188 profesor.

Kisah Inspiratif Prof. Prima: Takluknya Diabetes di Tangan Sang Profesor Disabilitas

Sorotan utama dalam pengukuhan kali ini jatuh pada Prof. Dr. Prima Retno Wikandari, M.Si., dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Beliau kini menyandang gelar sebagai pakar bidang Ilmu Pangan Fungsional Fermentasi.
Yang membuat publik berdecak kagum, Prof. Prima membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk mencapai puncak tertinggi akademis. Beliau menjadi sosok inspiratif bagi penyandang disabilitas yang sukses meraih gelar profesor. Lebih fenomenal lagi, penelitiannya mengenai pangan fermentasi kini menjadi topik hangat karena terbukti secara ilmiah mampu membantu mengobati penyakit diabetes yang selama ini dikenal sulit disembuhkan.

Barisan Pakar Olahraga hingga Teknologi Pembelajaran

Selain Prof. Prima, dua pakar dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) turut memperkuat posisi Unesa sebagai pusat keunggulan olahraga nasional:
Prof. Dr. Noortje Anita Kumaat, M.Kes.: Ahli analisis performa senam.
Prof. Dr. Oce Wiriawan, M.Kes.: Ahli evaluasi recovery kepelatihan olahraga.
Daftar guru besar baru lainnya yang tidak kalah mentereng meliputi:
Prof. Dr. Erny Roesminingsih, M.Si. (Kepemimpinan Pendidikan Dasar dan Menengah)
Prof. Dr. Yunus, M.Pd. (Inovasi Pembelajaran Teknik Pengelasan)
Prof. Dr. Puput Wanarti Rusimamto, S.T., M.T. (Pembelajaran Otomasi Sistem Teknik Elektro)
Prof. Dr. Rini Setianingsih, M.Kes. (Inovasi Pembelajaran Berbasis Kognisi Matematis)
Prof. Dr. Henny Subandiyah, M.Hum. (Metode Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia)
Prof. Dr. Martadi, M.Sn. (Teknologi Pembelajaran Seni Budaya)


Komitmen Rektor “Cak Hasan”

Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., yang akrab disapa Cak Hasan, menyatakan dukungan totalnya terhadap para akademisi ini. Beliau menegaskan bahwa Unesa akan memfasilitasi penuh penelitian-penelitian berdampak besar bagi masyarakat.
“Kami terus mendorong seluruh dosen untuk melakukan riset yang bermanfaat langsung bagi warga. Kehadiran 9 guru besar ini adalah energi baru untuk target kami melahirkan 50 profesor baru sepanjang tahun 2026,” pungkas Cak Hasan.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.