Sabtu, 25 April 2026, pukul : 14:50 WIB
Surabaya
--°C

Balada Ojol Indonesia

KEMPALAN : Berapa jumlah ojol (ojek online) di Indonesia? Sangat beragam, tergantung sumber dan waktu pengumpulan data — tulis platform Meta AI.

Berdasarkan data dari Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia, tahun 2020 jumlah driver ojol mencapai 4 juta orang dengan 1 juta di antaranya beroperasi di Jabodetabek.

Namun, data dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, menunjukkan bahwa pada tahun 2025, jumlah driver ojol yang terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hanya sekitar 250 ribu orang, dari total 2 juta driver ojol.

Sementara itu, Government Relations Specialist Maxim Indonesia –Muhammad Rafi Assegaf– menyebutkan ada lebih dari 7 juta mitra yang menaruh harapan hidupnya sehari-hari pada industri ojol.

Namun, tidak dirinci apakah jumlah di atas mencakup driver ojol saja atau sudah termasuk kurir online dan taksi online.

Dari paparan soal jumlah ojol tersebut, saya coba mengambil jalan tengah berdasar catatan Garda : 4 juta orang, lebih banyak dibanding jumlah PNS (per Semester I 2023) sebagaimana saya kutip dari Meta AI, yaitu : 3,79 juta.

Oleh karena itu, manakala Anda sedang melaju di jalan raya, baik di kota besar maupun kota kecil, setiap saat akan bisa Anda jumpai abang, mas, akang, bahkan mbak, teteh, kebanyakan berjaket hijau melaju bersliweran.

Jika Anda ingin tahu kehidupan ojol dengan segala aspek, ketik “ojol” di platform Tik Tok, maka akan berhamburan akun-akun yang menyajikan beragam audio visual.

Misalnya yang dihadirkan akun Driver_Km35 dengan caption di bagian atas video, di mana seorang ojol duduk di trotoar dekat motor Scopy-nya : “Wanita senang dengan lelaki pekerja keras. Tapi, bukan ojol. Sekali lagi, bukan ojol !”

Sementara akun Lek Eza-Ojol menulis di video yang melukiskan rombongan ojol melaju di jalan raya : “Nanti kalau ayah pulang kita jalan-jalan ya — ucap si pembohong yang lagi mengusahakan kebahagiaan keluarganya”.

Sementara itu akun Babang Ojol BPN mencatat captionnya pada salah satu kontennya lagi duduk melamun dengan tulisan begini : “Gak sengaja mendengar percakapan anak dan istri — Maafin ayah ya, Nak. Ayah cuma driver ojol, bukan anggota DPR”

Lain lagi salah satu konten akun Oji Ojol yang disuka 2383 views dan diisi 241 komentar.

Pada video konten ini, tampak pemuda berwajah mirip sutradara sinetron Thomas Nawilis sedang duduk di bawah pohon seraya menggaruk-garuk rambutnya dan mengusap-usap wajahnya. Di caption tertulis : “Ya Allah, ini sampai kapan? Ngelamarnya sudah ke sana ke sini, doanya sudah tanpa henti, sabarnya juga sampai saat ini, tapi kenapa kok selalu diomongi, “sarjana kok ojol”.

Di kolom komentar akun Oji Ojol itu, Sulthon menulis : ” Orang berpendidikan justru berani bekerja di tempat yang dianggap “biasa” tanpa gengsi, karena ia tahu nilai manusia tidak ditentukan dari status pekerjaan, melainkan dari cara ia menjalani hidup dengan penuh makna.”

Deni berkomentar : “Selingannya push cpns instansi aja bang, setahun sekali cpns. Sisanya apply swasta sama narik ajaaa 🤏🏻”

Pemilik akun Oji Ojol menjawab: “Iya bang doain ya tahun ini 🥰🥰”

Menyusul komentar Rah.Hakim : “Apa kabar? Gue S2, sekarang ojol bro…”

Akun yang lain, yaitu Ojol Buntung menampakkan dua orang yang tangannya buntung –seorang buntung di tangan kiri, seorang lagi yang berjaket hijau buntung di tangan kanan– keduanya sedang makan nasi bungkus (mungkin di kontrakan) yang dasaran kertas bungkusnya diletakkan di lantai keramik putih.

Video tersebut ditulisi : “Besok lagi kita on bide. Kembali bekerja, sarapan nasi bungkus — ngutang seperti biasa”.

Mungkin kenestapaan akun Ojol Buntung tak seberapa dibanding ojol Pak Darman sebagaimana diceritakan akun Bang Jek dengan narasi dalam running tex : ” Meski bergantung pada oksigen, Pak Darman tetap bekerja dan rutin cuci darah seminggu 2 kali. Ia ngojek sambil membawa oksigen. Semangat Pak, semoga Allah memberimu yang terbaik…”

Pada video itu tampak Pak Darman yang usianya saya taksir 60-an memperlihatkan 2 selang kecil transparan memasuki 2 lubang hidungnya. Tangan kanannya terlihat menggosok-gosok dada kiri. Wajahnya pucat, posisinya menghadap pewawancara.

Seseorang yang menyebut dirinya Jos menulis di kolom komentar akun Bang Jek : “Kalo negara makmur gak akan mungkin bapak ini akan seperti ini, cuma karena ulah pejabat korup hancurlah negara.”

Sedangkan V3 berkomentar : “Saya sakit pun ingat besok bagaimana anak-anak makan, jajan, kalau saya tidak kerja.”

Kisah sedih saudara-saudara ojol kita ini menginspirasi grup band Bravesboy yang lantas dibikin lagu dengan judul ‘Viva La Ojol’ yang salah satu bait lagu tersebut teks liriknya begini :

Untukmu dan buah hatiku
Bawalah ku selalu dalam setiap doamu
Hingga kembali dan sambut dengan senyummu
Hari pun mulai siang
Order tak kunjung datang
Tetap bersabar (rezeki) yakin pasti akan datang

Tidak semua akun ojol bernuansa nestapa. Ada banyak yang penuh optimistis, salah satunya diperlihatkan akun Gojek Bratang.

Pada gambar statis akun Gojek Bratang itu, tampak seorang ojol duduk selonjor menyandarkan punggungnya di tembok. Dan di bagian tembok sebelah kanannya ditulisi kata-kata dalam tipografi indah : “Perahuku kecil banyak tambalan. Tapi aku bangga masih bisa berlayar sejauh ini.”
(Amang Mawardi).

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.