SURABAYA-KEMPALAN: Anggota DPRD Jatim Agusdono Wibawanto mengingatkan tenaga medis dan nakes di Malang Raya untuk waspada munculnya varian baru Omicorn sebagai varian baru dari Covid-19. Pasalnya, tenaga medis dan nakes merupakan garda terdepan dalam bersentuhan dengan pasien yang terdampak varian Omicord tersebut.
“Ada warning dari pemerintah adanya virus tersebut akan masuk di Indonesia khususnya saat Nataru mendatang. Ini harus diwaspadai oleh semuanya, termasuk nakes dan tenaga medis di Malang Raya,” jelas politisi asal Partai Demokrat ini, Senin (29/11).
Pria bergelar doktor ini mengatakan, adapun ciri dari pasien yang terdampak virus ini antara lain sangat lelah selama dua hari dengan nyeri tubuh dan sakit kepala. Selain itu, varian ini lebih mempengaruhi orang berusia 40 tahun atau lebih muda.
“Keluhan klinis yang paling dominan adalah kelelahan yang parah selama satu atau dua hari. Sakit kepala dan tubuh pegal-pegal itu ciri awalnya,” ungkap pria yang juga Ketum Kawikas (Keluarga Alumni Universitas Wijaya Kusuma) Jatim itu.
Ditambahkan oleh pria yang akrab dipanggil Gus Dono ini, pemerintah menerbitkan sejumlah peraturan baru terkait penanganan Covid-19 akibat munculnya varian baru Covid-19.
Aturan pertama, pemerintah resmi menutup pintu masuk bagi Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki riwayat perjalanan dalam 14 hari terakhir dari 11 negara yang telah terjadi transmisi lokal varian Omicorn.
Adapun 11 negara yang diblokade itu antara lain Afrika Selatan, Botswana, Lesotho, Eswatini, Mozambique, Malawi, Zambia, Zimbabwe, Angola, Namibia, dan Hongkong. (Dwi Arifin)
Editor: Freddy Mutiara

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi