Jumat, 19 Juni 2026, pukul : 04:47 WIB
Surabaya
--°C

Khofifah dan Konjen Amerika Serikat Bahas Peluang Kerja Sama Bilateral

SURABAYA-KEMPALAN: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima audiensi Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat di Surabaya Christopher R. Green di Gedung Negara Grahadi, Jumat (3/10).

Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama bilateral di bidang pendidikan, kesehatan, dan investasi.

Di bidang pendidikan, Khofifah menjelaskan bahwa saat ini sudah terjalin dua nota kesepahaman (MoU). Pertama, antara Universitas Brawijaya dengan Texas International Education Consortium (TIEC). Kerja sama ini memungkinkan mahasiswa memulai studi magister (S2) di UB, lalu menyelesaikannya di universitas anggota TIEC di Amerika Serikat.

“Jadi untuk pendidikan, sudah ada 2 MoU. Pertama antara Universitas Brawijaya dengan Texas International Education Consortium atau TIEC. Ini adalah Lembaga Persatuan Perguruan Tinggi di Texas. Jadi kerja samanya adalah bagaimana agar mahasiswa bisa memulai S2 di Unibraw dan kemudian diselesaikan di Amerika,” katanya.

Kedua, kerja sama antara Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan Arizona State University, yang akan menghadirkan guru besar dari Arizona ke ITS untuk mengajar kursus bidang desain aplikasi dan IT bagi pemuda usia 18–24 tahun. Sebaliknya, guru besar ITS juga akan dikirim ke Arizona.

BACA JUGA  Anas Karno: Salah Data, Bansos dan Insentif UMKM Bisa Meleset

Tak hanya itu, Johns Hopkins University juga menjajaki peluang kerjasama dalam pendidikan. Untuk itu, telah ada representatif instansi tersebut yang mendatangi KEK Singhasari untuk melihat riset rencana pembukaan kerjasama dengan  John Hopkins University di Jawa Timur.

Khofifah juga meminta dukungan pengiriman native speaker dari Amerika untuk mengajar di sekolah matra Jawa Timur. Menurutnya, sekolah matra yang unggul dalam akademik, kedisiplinan, toleransi, dan kebangsaan perlu mendapat dukungan penuh.

“Maka dari itu, kita butuh native speaker untuk memberikan kesempatan lebih luas bagi anak-anak kita,” ujar Khofifah.

Di bidang kesehatan, akan segera diselenggarakan konferensi bersama Universitas Airlangga dan The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yang fokus pada penanganan penyakit menular.

BACA JUGA  Bambang Haryo Minta Penguatan Anggaran Penyiaran Publik untuk Perangi Hoaks dan Perluas Informasi Pemerintah

Sementara di bidang investasi, Khofifah menyebut ada perusahaan asal Amerika yang berencana membangun pabrik besar di Gresik. Investasi tersebut diyakini akan membuka banyak lapangan kerja bagi masyarakat Jawa Timur.

“Saya tentu mendukung sekali semua program yang ada. Apalagi untuk pendidikan, ini sesuatu sekali, apa saja yang menjadikan Jawa Timur  semakin berkemajuan. Ini bisa jadi motor meningkatkan SDM, jadi kita tidak hanya mengandalkan SDA,” harap Khofifah.

Sementara itu, Konjen Christopher R. Green menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Gubernur Khofifah terhadap penguatan hubungan bilateral. Menurutnya, kemitraan ini akan memberi dampak lebih luas bagi masyarakat.

“Kalau beasiswa efeknya hanya untuk satu orang. Tetapi kemitraan seperti ini bisa bermanfaat bagi ratusan orang. Terima kasih Ibu Gubernur atas dukungan dan kerja samanya,” tandasnya. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.