Jakarta – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, menegaskan pentingnya penguatan anggaran bagi lembaga penyiaran publik untuk meningkatkan kualitas informasi sekaligus menangkal penyebaran hoaks di tengah masyarakat.
Menurut Bambang Haryo, dukungan anggaran yang memadai sangat dibutuhkan oleh lembaga penyiaran publik, khususnya Televisi Republik Indonesia (TVRI) dan ANTARA.
Ia menilai kedua lembaga tersebut memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, mendidik, dan menjangkau masyarakat secara luas.
Bambang Haryo mengatakan, TVRI perlu didukung agar dapat meningkatkan kualitas program siaran dan mampu bersaing dengan televisi swasta. Dengan demikian, program-program pemerintah dapat dikemas secara menarik sehingga lebih mudah diterima masyarakat.
Di sisi lain, ia juga mendorong ANTARA untuk memperkuat transformasi digital. Menurutnya, peningkatan jumlah pembaca, pengunjung situs, serta keterlibatan pengguna media sosial harus menjadi prioritas utama.
Selain penguatan program, Bambang Haryo meminta pemerintah melakukan kajian mendalam terhadap usulan tambahan anggaran tahun 2026 agar penggunaannya efektif dan berdampak nyata.
Ia berharap TVRI dan ANTARA dapat berkembang menjadi media yang tidak hanya berfungsi sebagai penyedia informasi resmi, tetapi juga menjadi sumber rujukan utama masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.
“Harapannya, TVRI dan ANTARA dapat semakin sukses serta menjadi media publik yang dipercaya masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi