Kamis, 25 Juni 2026, pukul : 10:27 WIB
Surabaya
--°C

Usai Wukuf, Khofifah ke Muzdalifah, Kemudian Lempar Jumrah Aqabah di Mina, dan Thowaf Ifadhah

Gubernur Khofifah Indar Parawansa (paling kiri).

MINA-KEMPALAN: Usai  wukuf di Padang Arafah, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersiap melakukan lempar jumrah Aqabah di Mina, yang dimulai tanggal 10 sampai 13 Zulhijjah. Dengan menyiapkan 49 kerikil yang diambil di Muzdalifah, Khofifah bersama putra bungsunya selanjutnya  melakukan lempar
jumrah Aqabah pertama pada Jumat (6/6) dini hari waktu Arab Saudi.

Sebagaimana diketahui, lempar jumrah adalah bagian dari rukun wajib haji bagi para jemaah, yang merupakan simbol memerangi godaan setan dalam diri. Kegiatan melempar jumrah ini dilakukan dengan melemparkan batu-batu kecil pada sebuah tiang  yang dianggap sebagai perumpamaan setan dan hawa nafsu.

Hari berikutnya, Khofifah melempar  jumrah  secara berurutan dimulai dari jumrah Ula, jumrah Wustha, dan jumrah Aqabah. Masing-masing jumrah dilempari kerikil sebanyak 7 kali dan dilontarkan satu persatu. Waktu melempar jumrah pada hari Tasyrik dimulai dari setelah tergelincirnya matahari hingga terbit fajar.

BACA JUGA  Machmud Ungkap Masalah SWK: Manajemen Lemah dan Kurang Inovasi

Usai melangsungkan lempar kerikil di jumrah Aqabah, khofifah bersama  rombongan langsung menuju Makkah dan kembali ke Masjidil Haram untuk melaksanakan thawaf ifadah, yang diahiri dengan tahallul (potong rambut) sebagai penanda berahirnya berbagai larangan saat ihram.

Saat menjalankan sa’i pada rangkaian thawaf ifadhah, Khofifah bertemu dengan Penasihat Presiden Urusan Haji Prof. Dr. Muhajir Efendy, Dubes RI untuk Saudi Arabia Dr. Abdul Aziz serta tim petugas haji KH. Said Asrori yang juga Katib Aam Syuriyah PBNU.

Dengan selesainya melempar jumrah Aqabah dan thowaf ifadhah dilanjutkan melempar jumrah Ula, Wustho,  dan Aqabah maka selesailah syarat rukun  haji. Semoga semua jemaah haji menjadi haji mabrur.

BACA JUGA  Universitas Brawijaya Cetak Pengusaha Digital Beretika di Sidoarjo

Selanjutnya jemaah haji yang belum ke Madinah akan thowaf wada sebelum  bergerak ke Madinah untuk ziarah Rosulullah Muhammad SAW di Raudhah, sebuah tempat mustajabah dan memiliki banyak keutamaan di Masjid Nabawi, Kota Madinah. Semoga yang belum pergi haji segera dipanggil Allah sebagai tamu Allah untuk berhaji melaksanakan rukun Islam ke lima. Amin. (Dwi Arifin)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.