
SURABAYA-KEMPALAN: Pemkot Surabaya terus menata kawasan wisata religi Sunan Ampel. Kali ini giliran fasilitas Sentra Wisata Kuliner (SWK) Serambi Ampel yang akan digarap. Mulai pedagang kaki lima (PKL), toilet, musala, hingga tempat parkir kendaraan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pemkot akan melakukan perombakan musala yang ada di terminal SWK Serambi Ampel. Mulai dari merombak tempat wudhu, lantai, hingga warna cat temboknya.
“Jadi ketika bulan Juli, dan (PKL dan parkir kendaraan) sudah pindah, maka ini (SWK Serambi Ampel) akan menjadi tempat wisata. Tampilan-tampilan (ornamennya) juga akan berbeda ya catnya. Karena kita sudah benar-benar menjadikan ini sebagai terminal wisata,” kata Eri Cahyadi saat inspeksi mendadak (sidak) di SWK Serambi Ampel, Kamis (5/6).
Selain itu, Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri itu menjelaskan, pemkot juga akan menata ulang toilet SWK Serambi Ampel. Penataan toilet itu dilakukan agar wisatawan merasa nyaman saat berkunjung ke kawasan wisata religi Sunan Ampel.
“Kamar mandi ini akan berbeda sebagaimana kamar mandi untuk terminal. Jadi untuk memenuhi kebutuhan teman-teman sopir dan pengunjung yang berada di dalam,” jelasnya.
Selain itu, juga akan disediakan tempat khusus untuk sopir bus beristirahat. Adanya fasilitas tersebut, diharapkan bisa dimanfaatkan oleh sopir bus yang mengantarkan peziarah ke Sunan Ampel. “Agar apa? Biar supirnya nggak capek dan mengantuk di jalan, sehingga perjalanan ziarah ini lebih aman,” ujarnya.
Cak Eri menambahkan, pemkot akan merombak dinding bangunan terminal Serambi Ampel. Tujuannya, agar bangunan terminal tersebut memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga membuat pengunjung merasa nyaman.
“Yang terakhir, akan kita undang ke sini (Serambi Ampel) untuk menjadi sumbu pemantik. Seumpamanya ada usaha apa (membuka usaha) di sini, sehingga nanti banyak yang datang ke sini,” pungkasnya. (Dwi Arifin)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi