Senin, 20 April 2026, pukul : 20:22 WIB
Surabaya
--°C

Kadisporpar Sidoarjo Yudhi Iriyanto Angkat Bicara Soal Kisruh KLB Askab PSSI Sidoarjo; Kasihan Atlet!

SIDOARJO-KEMPALAN : Kadisporapar Kabupaten Sidoarjo, Yudhi  Iriyanto, akhirnya angkat bicara terkait kisruh Kongres Luar Biasa (KLB) Askab PSSI Sidoarjo.

Orang nomor satu yang mengurusi bidang olahraga dan pariwista di Sidoarjo mengatakan jika pihak Disporapar Sidoarjo, pernah menerima surat mosi tidak percaya yang dikirim belasan klub/SSB anggota Askab PSSI Sidoarjo.  

“Selaku Disporapar, kami mendapat tembusan surat atau mosi tidak percaya kepada panitia pemilihan dan komite Banding Askab PSSI. Tentu ini harusnya ditanggapi sebagai bentuk transparansi dan sportifitas dalam penegakan disiplin organisasi,” ujarnya.  

Ditegaskan Yudhi, berharap agar KONI selaku pembina Cabor untuk segera menyelesaikan internal Cabor di bawah binaannya. Saya yakin ini semua untuk kebaikan bersama dan bentuk profesional dalam tata kelola organisasi olahraga, ” ucapnya.  

Terkait proses dan hasil KLB PSSI Sidoarjo yang disinyalir dipaksaan dan melanggar aturan, Yudhi tidak berkomentar banyak. Namun berharap kisruh ini tidak berdampak pada pembinaan atlet sepakbola, termasuk periapan PORPROV 2025.

“Tentu mekanisme (KLB) harus tetap pada aturan yangg berlaku. Saya kasihan akan berdampak pada atlet dan pembinaan yang berkelanjutan, apalagi anggaran pembinaan olahraga  dari Pemda ke KONI harus benar-benar  mempertanggungjawabkan secara baik dan benar,” ingatnya.  

Selain akan berkordinasi dengan KONI Sidoarjo, Yudhi juga berharap pada Asprov PSSI Jatim ikut menyelesaikan kekisruhan KLB PSSI Sidoarjo sebagai anggotanya. Hingga saat ini, Asporov PSSI Jatim juga belum mengesahkan sekaligus melantik pengurus hasil KLB.

“Kami tidak ingin ada preseden buruk terhadap pengelola anggaran olahraga, ingat ini dana APBD. Untuk itu, agar penyelesaian ini segera dapat diselesaikan melalui jalur yang sudah ditentukan. Kan ada Asprov PSSI Jatim juga sebagai wasit yang mengawasi dan melihat proses KLB kemarin, ” ujarnya.

“Kalau organisasi diawali atau dimulai dengan masalah, saya kuatir jalan organisasi nanti akan bermasalah dan tidak  akuntable. Kasihan atlet, apalagi kita akan persiapan Porrpov IX Jatim 2025 di Malang, ” pungkasnya.(Ambari Taufiq/M Fasichullisan)

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.