Lolos ke 16 Besar Liga Champions, Ini Ambisi Pelatih PSG

waktu baca 2 menit
Selebrasi pemain Paris Saint-Germain (PSG) merayakan kelolosannya ke 16 Besar. (Foto:RMC Sport)

DORTMUND-KEMPALAN: Paris Saint-Germain (PSG) meneruskan tradisinya selama di bawah kekuasaan pengusaha Qatar Nasser Al-Khelaifi. Tradisi itu adalah melaju ke fase knockout Liga Champions.

BACA JUGA: Bantai PSG 4-1, Ini Kunci Newcastle United

Kepastian tersebut didapatkan PSG setelah menahan imbang Borussia Dortmund tanpa gol di kandangnya, Signal Iduna Park, Dortmund, Kamis dini hari (14/12). Satu poin dari lawatan ke Dortmund itu yang membawa PSG ke 16 Besar.

Sekadar diketahui, PSG selalu lolos ke fase knockout Liga Champions sejak edisi 2012—2013. Termasuk mampu melangkah sampai final edisi 2019—2020 sebelum dikalahkan Bayern Munchen.

Di Grup F, PSG terbantu dengan kekalahan Newcastle United atas AC Milan di St James’ Park, Newcastle Upon Tyne, kandangnya sendiri. NUFC dipecundangi ACM dengan skor tipis 1-2.

Namun, kali ini entraineur PSG Luis Enrique tidak ingin anak asuhnya numpang lewat di 16 Besar saja. Melainkan mampu mengulangi suksesnya melangkah lebih jauh. Bahkan, bukan tidak mungkin menggapai final lagi.

’’Aku yakin, pada bulan Februari nanti kami akan jauh lebih kuat dibandingkan saat ini,’’ koar Lucho, sapaan akrab Enrique, di dalam wawancaranya dengan RMC Sport. Sekadar diketahui, Februari merupakan berlangsungnya leg pertama 16 Besar.

Dengan lolos sebagai runner up Grup, maka PSG ditempatkan di pot non unggulan. PSG pun berpeluang menghadapi klub-klub pot unggulan yang di dalamnya berisi juara grup seperti Manchester City, Real Madrid, atau Bayern Munchen.

Sementara, kelolosan PSG ke fase knockout ini diwarnai rekor buruk. Karena, baru kali ini PSG mengakhiri fase grup hanya dengan mengoleksi delapan poin. Meski begitu, saat 16 Besar nanti Lucho mengklaim PSG akan berbeda.

Dia melihat potensi itu di balik enam laga fase grup yang sudah dijalani anak asuhnya di Liga Champions. ’’Aku sangat senang karena sepanjang enam laga kami telah menunjukkan gagasan yang jelas. Gagasan untuk memenangi semua pertandingan. Aku belum pernah menonton tim ini tidak menyerang dan menciptakan peluang gol,’’ tegas Lucho. (YMP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *