Taklukkan Mandalika, Ini Kunci Ketenangan Bagnaia
KUTA-KEMPALAN: Francesco “Pecco” Bagnaia sukses menjuarai Grand Prix Indonesia di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Kuta, Lombok Tengah, pada Minggu (15/10).
Pecco bisa mencatatkan waktu tercepat 41 menit 20,293 detik. Pecco unggul 0,306 detik di depan Maverick Vinales (Aprilia Racing Team). Pecco juga memutus tren empat race tanpa juara dalam MotoGP musim ini.
Padahal, di tempat yang sama musim lalu pembalap berkebangsaan Italia tersebut gagal naik podium. Murid pembalap juara dunia Valentino Rossi tersebut bahkan terlempar di posisi ke-15.
BACA JUGA: Ngeri! Beberapa Kecelakaan Warnai Hari Pertama di Mandalika
Pecco ternyata punya rahasia khusus di balik keberhasilannya merajai balapan MotoGP di Indonesia kali ini. Terutama dalam mengendalikan ketengannya sehari sebelum race Minggu di Mandalika.
’’Aku beruntung banyak dikelilingi orang yang mencintaiku,’’ kata Bagnaia pada sebuah sesi wawancara dengan Sky Sports Italia.
Dia ternyata banyak mengalihkan pikirannya sebelum balapan. Mulai dari menghubungi kekasihnya Domizia, keluarganya, sampai dengan sang mentor, Valentino Rossi. Dia pun melakukannya sepanjang malam sebelum balapan.
Bahkan hanya dengan obrolan ringan. Terutama dengan sang kekasih. ’’Aku pun bahkan berdiskusi dengan Domiza tentang belanjaannya, semuanya aku lakukan demi mengusir pikiran-pikiran negatif,’’ sambung Bagnaia.
’’Dia (Domiza) juga menggodaku ketika aku tidak bisa memberikan penampilan terbaik di atas sirkuit. Kata-katanya sangat membantuku. Bagus untuk orang-orang yang ketika itu membutuhkan kedekatan mental,’’ tuturnya.
Bukan hanya dengan Domiza. Begitu juga dengan The Doctor (julukan Rossi), sang guru. Sebelum tidur, Bagnaia juga menghubungi Rossi dan mendapatkan wejangan darinya di akhir telepon.
’’Sebelum aku mematikan ponselku malam itu, hal terakhir yang aku lakukan pada saat itu adalah menguatkan diriku bahwa aku benar-benar membutuhkan hasil seperti pada hari itu (Minggu),’’ tegas Bagnaia.
Setelah menaklukkan Mandalika, Bagnaia dan rombongan Ducati Lenovo Team lanjut ke Australia guna melakoni sesi balapan MotoGP pada Grand Prix Australia di Phillip Island Grand Prix Circuit, Melbourne.
Sampai menyisakan enam sesi tersisa, Bagnaia sudah mengungguli sesama pembalap di tim Ducati Jorge Martin. Bagnaia dan Martin terpaut 18 poin. Selisih yang akan melebar jika Bagnaia mampu memenangi Grand Prix Australia. (YMP)

Belum ada obrolan
Mulai obrolan pertama kamu di sini!
Silakan Login atau Daftar untuk ikut berdiskusi