Rabu, 13 Mei 2026, pukul : 20:28 WIB
Surabaya
--°C

Komentar Pelatih Palestina usai Ditahan Imbang 0-0, Sebut Timnas Indonesia …

SURABAYA-KEMPALAN: Pelatih Timnas Palestina, Makram Daboub memberikan pujian kepada penampilan Timnas Indonesia. Dia menyebut bahwa Indonesia punya banyak pemain cepat dan berkualitas yang sangat mempersulit timnya.

Timnas Palestina gagal memetik kemenangan saat bertamu ke kandang Timnas Indonesia pada laga FIFA Matchday yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, pada Rabu (14/6) malam WIB.

Timnas Palestina, yang berada di peringkat ke-93 pada Ranking FIFA, sebenarnya lebih diunggulkan untuk meraih kemenangan dari Indonesia yang hanya duduk di posisi ke-149 pada Ranking FIFA.

Namun, diluar perkiraan, tim tuan rumah justru mampu tampil apik dan menahan imbang Palestina dengan skor kacamata 0-0.

Tak hanya itu, Timnas Indonesia bahkan mampu menciptakan lebih banyak peluang dibanding Palestina. Tim asuhan Shin Tae-yong itu tercatat mampu melepas enam tembakan ke gawang. Sementara Palestina justru hanya mampu melepaskan satu tembakan ke gawang Indonesia.

Hal ini juga diakui oleh pelatih Timnas Palestina, Makram Daboub. Pelatih berusia 50 tahun itu menyebut bahwa Indonesia punya banyak pemain cepat yang sangat mempersulit timnya.

Selain itu, Makram Daboub juga memberikan pujian khusus kepada Elkan Baggott dan Marc Klok yang tampil sangat baik di lapangan. Dia juga mendoakan agar Timnas Indonesia meraih hasil terbaik saat menghadapi juara dunia Argentina minggu depan.

“Tak ada komentar soal hasil karena itu bukan hal penting. Tetapi kompetisi kami telah berhenti tiga bulan, jadi mereka tak main selama itu.” kata Daboub.

“Dalam 15 menit pertama, kami bermain bagus. Setelahnya ada banyak masalah di tengah, kami kehilangan banyak bola dan cuacanya cukup sulit.” tambahnya.

“Kami coba bermain dengan cara kami, tetapi sangat sulit. Indonesia punya kualitas, mereka berjuang di kandang, depan fans. Kami mencoba segalanya, sayang sekali hanya imbang.” imbuh Daboub.

“Nomor 30 di pertahanan (Elkan Baggott) dan 23 (Marc Klok), mereka juga banyak pemain cepat di depan dan memberikan banyak kesulitan di lapangan.” kata pelatih berusia 50 tahun itu.

“Tetapi mereka bermain baik sebagai tim. Jadi aku mendoakan yang terbaik untuk Indonesia di laga selanjutnya kontra juara dunia Argentina.” tutup Daboub.

(*) Edwin Fatahuddin

forum

Belum ada obrolan

Mulai obrolan pertama kamu di sini!

Berita Terbaru

Analisis

Selamat Datang Kembali

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Buat Akun Baru

Daftar sekarang dan mulai berdiskusi

Kata sandi akan dikirim ke email Anda.